Kompas.com - 04/01/2017, 12:20 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Korek kuping atau cotton bud merupakan alat yang paling umum digunakan untuk membersihkan kotoran telinga. Namun, sebenarnya para ahli tak pernah menyarankan penggunaan benda tersebut.

Para peneliti dari American Academy of Otolaryngology mengungkapkan, memasukkan benda asing ke dalam saluran telinga, seperti korek kuping, malah bisa menyebabkan berbagai masalah pendengaran dan justru meningkatkan produksi serumen.

Serumen atau lilin telinga adalah kotoran telinga berwarna kekuningan dan berminyak. Serumen inilah yang berusaha dikeluarkan dengan mengorek-ngorek telinga.

Ketua American Academy of Otolaryngology, Dr Seth Schwartz, mengatakan, secara tidak sadar, banyak orang mengorek telinga terlalu dalam sehingga serumen justru bisa terdorong lebih dalam ke saluran telinga.

Selain itu, mengorek kotoran telinga menggunakan korek kuping bisa menusuk gendang telinga, merusak tulang rawan di telinga, hingga menyebabkan infeksi.

Akibat lainnya adalah bisa menyebabkan nyeri, gatal, rasa penuh di telinga, berdengung, aroma yang tidak sedap dari telinga, dan berujung pada gangguan pendengaran.

"Upaya membersihkan kotoran telinga hanya akan menciptakan masalah baru karena kotoran telinga telah didorong lebih dalam ke liang telinga," kata Seth.

Seth mengatakan, kebiasaan buruk membersihkan telinga itu bisa menimbulkan bahaya serius pada saluran maupun gendang telinga, baik kerusakan sementara ataupun permanen.

Menurut Seth, selama ini orang-orang berpikir adanya kotoran telinga merupakan tanda tubuh yang tidak bersih. Anggapan itu ternyata hanya membuat orang-orang salah kaprah dalam membersihkan telinga.

Ia menjelaskan, serumen atau kotoran telinga adalah zat yang normal diproduksi dari dalam telinga. Serumen secara alami akan melakukan pembersihan diri dengan keluar ke ujung saluran telinga.

Lilin telinga itu berfungsi untuk melindungi telinga dari masuknya kotoran atau debu. Serumen sangat lengket sehingga bisa menjebak kotoran tersebut masuk lebih dalam ke saluran telinga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.