Kompas.com - 03/01/2017, 17:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kekurangan zat besi dalam dalam darah atau anemia karena kurang zat besi bisa menyebabnya berbagai masalah kesehatan. Sebab, zat besi turut membantu pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Dalam penelitian terbaru, anemia kekurangan zat besi dikhawatirkan juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di Jurnal JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery.

Para peneliti menganalisis catatan medis lebih dari 300.000 orang dewasa berusia 21-90 tahun di Hershey, Pennsylvania. Peneliti mengidentifikasi pasien yang mengalami anemia defisiensi zat besi dan yang didiagnosis gangguan pendengaran.

Ada tiga kelompok gangguan pendengaran yang diteliti. Pertama, gangguan pendengaran sensorineural.  Gangguan pendengaran ini berupa kerusakan pada telinga bagian dalam, kerusakan saraf dari telinga ke otak, hingga menyebabkan kerusakan otak.

Kedua, gangguan pendengaran konduktif, yaitu terjadi ketika gelombang suara tidak dapat diterima oleh telinga dengan baik. Ketiga adalah kelompok yang mengalami kedua gangguan pendengaran tersebut.

Peneliti menemukan, mereka yang memiliki anemia defisiensi zat besi memiliki 2,4 kali lebih berisiko terkena gangguan pendengaran sensorineural maupun konduktif dibanding mereka yang tidak anemia. Kemudian, mereka yang kekurangan zat besi juga 1,8 kali lebih berisiko terkena gangguan pendengaran sensorineural saja.

Penelitian yang dipimpin oleh Kathleen Schieffer dari Pennsylvania State University College of Medicine menjelaskan, gangguan pendengaran, khususnya sensorineural dapat terjadi karena kerusakan pembuluh darah kecil di telinga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerusakan pembuluh darah kecil itu dikaitkan dengan kekurangan zat besi dalam darah. Selain itu, anemia kekurangan zat besi juga diduga dapat merusak myelin yang menyelimuti sel-sel saraf, termasuk saraf yang terhubung antara telinga dan otak.

Melalui penelitian ini, diharapkan bisa dilakukan studi lanjutan apakah pemberian suplemen zat besi akan mampu membantu mencegah atau mengatasi gangguan pendengaran

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.