Kolesterol Jahat yang Sangat Rendah Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Kompas.com - 27/12/2016, 10:05 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sebuah studi di London mengungkapkan, menurunkan kolesterol hingga kurang dari 50 miligram per desiliter sudah sangat menguntungkan kesehatan.

Para ilmuwan di Imperial College London menganalisis data dari lebih dari 5.000 orang yang terlibat dalam uji penurunan kolesterol.

Mereka menemukan bahwa menurunkan tingkat kolesterol berbahaya LDL (low density lipoprotein) hingga kurang dari 50 miligram per desiliter—setara dengan tingkat kolesterol bayi yang baru lahir, memberikan manfaat bagi orang dewasa yang sudah memiliki penyakit jantung.

Peneliti utama Profesor Kausik Ray, dari Sekolah Kesehatan Masyarakat di Imperial College London, mengatakan, "Sebelumnya para ahli memang belum memastikan apakah kadar kolesterol LDL yang sangat rendah akan berbahaya atau bermanfaat.”

“Namun, studi ini menunjukkan bahwa kondisi itu tidak hanya aman, tetapi juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke," lanjutnya.

Para pasien yang terlibat dalam studi ini memiliki usia rata-rata 60 tahun dan banyak yang kelebihan berat badan. Dan mereka semua telah didiagnosis dengan kolesterol tinggi, dengan banyak mengonsumsi obat-obatan.

Peneliti menekankan, penurunan kolesterol hingga setingkat anak bayi ini tidak akan mungkin tanpa obat.

Prof Ray menambahkan, "Penelitian ini tidak hanya menegaskan bahwa LDL dapat memicu masalah jantung, tetapi juga menunjukkan bahwa mengurangi LDL pada orang dewasa ke tingkat yang sangat rendah seperti pada bayi yang baru lahir adalah aman dan menguntungkan."

Data jangka panjang kini diperlukan untuk melihat apakah efek tersebut terus menguntungkan, kata peneliti dalam studi yang didanai oleh perusahaan obat internasional Sanofi dan US Biotech Firm Regeneron Pharmaceuticals.

 



Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X