Kebanyakan Makan Selama Liburan, Masalah Ini Bisa Muncul

Kompas.com - 24/12/2016, 17:15 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Makan bersama keluarga menjadi agenda yang sayang untuk dilewatkan selama libur natal dan tahun baru. Hidangan makanan pun biasanya menjadi lebih meriah dari biasanya. Tapi, jangan sampai Anda kalap dan kebanyakan makan, ya.

Dokter spesialis penyakit dalam, Tirza Gwendoline Matulessy mengungkapkan, kebanyakan makan selama liburan panjang bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit. Apalagi, saat liburan, kebiasaan olahraga kerap ditinggalkan.

"Penyakitnya biasanya yang mendadak, seperti tensi mendadak tinggi, stroke, penyakit jantung koroner, karena makannya enggak sehat dan enggak seimbang," kata Tirza.

Tirza mengatakan, konsumsi makanan yang tidak seimbang dapat meningkatkan kolesterol, gula darah naik, dan tekanan darah pun meningkat tanpa disadari.

Saat kumpul keluarga, makan biasanya menjadi lebih lahap karena hidangan lauk pauk sangat bervariasi dan lezat.

Menurut Tirza, tak jarang selama atau setelah liburan panjang sejumlah pasien harus dilarikan ke ruang gawat darurat. Ada yang memang telah memiliki riwayat penyakit sebelumnya, tetapi ada juga yang penyakitnya baru diketahui setelah mengalami masalah dan dibawa ke rumah sakit.

"Yang tadinya enggak ketahuan akhirnya jadi ketahuan, sebelumnya mungkin ada tekanan darah tinggi tapi enggak ada keluhan, kemudoan mendadak tidak terkontrol jadi ketahuan," jelas dokter yang praktik di RS Evasari, Jakarta ini.

Tirza mengingatkan, batasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak selama liburan. Coba cek piring makan Anda, apakah sudah cukup sayur-sayuran?

Selain itu, jangan lupa konsumsi buah-buahan. Sempatkan pula olahraga di sela-sela liburan. Selamat libur natal dan tahun baru!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X