Kompas.com - 23/12/2016, 12:07 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Salah satu gen yang diketahui meningkatkan risiko kanker payudara adalah jika ditemukan gen BRCA-1 dan BRCA-2. Ada tidaknya gen tersebut bisa dilakukan lewat pemeriksaan genetik.

Di Indonesia, pemeriksaan genetik untuk mengetahui ada tidaknya mutasi gen BRCA-1 dan BRCA-2 belum bisa dilakukan.

"Pemeriksaan itu memang belum ada di Indonesia, jadi sampelnya harus dikirim di luar negeri," kata dr.Yadi Permana, spesialis bedah onkologi dari RS Fatmawati Jakarta, dalam acara yang digelar oleh Yayasan Kanker Payudara Indonesia dan PT.Roche Indonesia di Jakarta (21/12/2016).

Penelitian menunjukkan, jika ada gen BRCA-1 dan BRCA-2, risiko terkena kanker payudara bisa mencapai 90 persen. Kondisi serupa juga dialami aktris pemenang OScar, Angelina Jolie yang mewarisi gen itu dari ibunya yang meninggal karena kanker.

Menurut Yadi, pemeriksaan genetik lebih direkomendasikan pada mereka yang punya riwayat kanker dalam keluarga.

Jika memang ditemukan ada gen BRCA-1 dan BRCA-2 maka perlu dilakukan tindakan pencegahan kanker, salah satunya adalah mastektomi atau pengangkatan payudara.

"Di Indonesia sudah ada beberapa pasien yang melakukannya. Jika sudah mastektomi maka risiko kanker bisa tidak ada sama sekali karena payudara dan jaringannya sudah diangkat," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain tes genetik, setiap wanita, walau tak ada riwayat kanker, disarankan melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi dini kelainan pada payudara. Kanker payudara yang terdeteksi dini memiliki peluang sembuh yang besar.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.