Anak Minim Aktivitas Fisik Berisiko Diabetes Tipe 2

Kompas.com - 19/12/2016, 16:15 WIB
/Ilustrasi Shutterstock/Ilustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Para ahli menyebut ini sebagai penemuan baru yang 'menyedihkan', karena semakin banyak anak yang kurang aktif dan menempatkan generasi muda pada risiko tinggi obesitas dan diabetes tipe 2.

Sekitar 1 dari 5 dari lima anak-anak usia sekolah, tidak mendapatkan kesempatan untuk aktif bergerak di sekolah.

Padahal, pedoman kesehatan merekomendasikan anak-anak untuk melakukan setidaknya 60 menit aktivitas fisik moderat setiap hari, dengan perhitungan 30 menit aktif bergerak di sekolah dan 30 menit di rumah.

Namun, Survei Kesehatan terbaru yang dilakukan Inggris menunjukkan, 21 persen dari anak berusia 5 sampai 15 tahun terlalu banyak duduk, tidak mendapatkan bimbingan cukup untuk olahraga, atau aktivitas yang memacu gerak fisik di sekolah. Sehingga, para ahli menyebut temuan ini sebagai hasil yang "menyedihkan".

Ahli Inggris memperingatkan, kurangnya aktivitas fisik menempatkan generasi muda pada risiko obesitas dan penyakit berbahaya seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.

Steven Ward, direktur eksekutif UK Active menyerukan bahwa pelajaran olahraga dan aktivitas fisik sama pentingnya dengan bahasa Inggris dan matematika.

Dia mengatakan, "Aktivitas fisik yang kurang merupakan bom waktu bagi kesehatan anak-anak."

Ia pun mendesak sekolah untuk memberikan waktu di mana anak-anak berkomitmen untuk bisa berjalan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X