Musim Liburan Juga Bisa Bikin Depresi

Kompas.com - 19/12/2016, 12:40 WIB

KOMPAS.com - Stres emosional dan juga finansial selama musim liburan bisa membuat sebagian orang merasa depresi. Ada sejumlah cara untuk mencegahnya.

Musim liburan yang seharusnya menjadi momen untuk bersantai justru bisa menyebabkan stres. Ini karena padatnya aktivitas sosial yang terkadang membuat kita mengorbankan kepentingan pribadi.

"Ada banyak kegiatan sosial dengan teman dan keluarga, acara-acara yang harus dihadiri. Padahal sebenarnya kita tidak bisa memenuhi semuanya," kata Patricia Woods, direktur New York-Presbyterian Queens.

Untuk menghindarinya, tetapkan target yang masuk akal tentang apa yang Anda bisa dan tidak mampu lakukan. Tidak semua hal harus sempurna seperti musim liburan di iklan. Katakan tidak jika perlu. "Yang jadi prioritas adalah Anda sendiri dan keluarga," katanya.

Woods mengatakan, aturlah kegiatan secara merata pada sepanjang liburan, bukan pada satu atau dua hari saja.

Kenali hal-hal apa yang membuat Anda sering merasa stres setiap liburan dan cobalah membuat perubahan. Misalnya, dari pada memaksakan diri membuat empat jenis kue, coba tahun ini buat dua jenis saja.

Walau sedang liburan, perhatikan kesehatan diri Anda dengan menjaga pola makan tetap sehat, waktu istirahat, dan bersantai.

"Menjaga diri sendiri akan meningkatkan mood dan memberi ekstra energi untuk mencapai target-target. Melakukan kegiatan sosial atau berderma juga bisa membuat hati lebih bahagia," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X