Kompas.com - 08/12/2016, 14:09 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

Sedangkan pada kegagalan ovarium, wanita masih mengalami menstruasi walau tidak teratur. Artinya, mereka masih mungkin hamil walau kemungkinannya kecil atau bahkan sangat kecil. 

Kondisi langka

Rincian kasus mereka tidak dibuka untuk umum, tapi saksi medis dan ilmiah bersaksi tentang mengapa dan apakah memang Gardasil bertanggung jawab atas kasus hilangnya kesuburan tersebut, kata Krueger.

Departemen Kehakiman, yang mewakili Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, yang mempromosikan vaksin HPV, berpendapat bahwa Gardasil tidak menyebabkan kegagalan ovarium.

Produsen Gardasil, Merck & Co., mengatakan keamanan dan kemanjuran obat ini telah dipelajari di lebih dari 25.000 wanita dan pria dalam uji klinis dan menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan kausal antara kegagalan ovarium dengan vaksin.

Kegagalan ovarium prematur atau insufisiensi adalah kondisi langka yang menyerang satu dari 1.000 wanita antara usia 15 dan 29 dan satu dari 100 wanita antara usia 30 dan 39, menurut asosiasi infertilitas nasional di AS, Resolve.

Penyebab yang diduga menyebabkan kondisi ini antara lain adalah cacat pada organ reproduksi, kelainan bawaan dan paparan obat anti-kanker, kata Resolve.

Wanita dengan kegagalan ovarium masih bisa menjadi kandidat untuk fertilisasi in-vitro dengan menggunakan telur donor.

Dua bersaudara Meylor dinyatakan negatif terhadap tiga penyebab genetik atas kegagalan ovarium mereka, menurut laporan di Wisconsin State Journal. Kesempatan mereka untuk hamil, sangat kecil atau bahkan nol sama sekali. Namun dua gadis ini percaya, bahwa mereka bisa mengandung jika ikut terapi kesuburan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.