4 Hal Tak Terduga yang Bisa Memicu Gangguan Kecemasan

Kompas.com - 29/11/2016, 17:04 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Gangguan kecemasan bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja. Apakah itu berbentuk kecemasan sosial atau gangguan obsesif-kompulsif, gejala dapat memengaruhi bagaimana penderita menjalani kehidupan mereka sehari-hari.

Gangguan kecemasan adalah gangguan mental yang kompleks dan setiap kasus adalah unik. Meski demikian, ada beberapa kebiasaan dan kondisi umum yang dapat memicu kekambuhan. Inilah empat pemicu gangguan kecemasan yang tidak banyak orang tahu.

Ketidakpastian

Peneliti dari University of Illinois di Chicago menerbitkan sebuah studi yang menyebutkan bahwa orang-orang dengan gangguan kecemasan, akan mengalami peningkatan sensitivitas terhadap ancaman yang tidak pasti, atau pada sesuatu yang mereka tidak tahu atau tidak mengerti.

Penderita merasa bahwa setiap saat bakal ada hal yang membahayakan mereka, bahwa kondisi akan menjadi salah, tetapi penderita tidak memiliki bukti konkret bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi.

"Dengan mengetahui bahwa penderita menjadi sangat sensitif terhadap hal-hal yang tidak pasti, terapis bisa menggunakan obat yangsecara khusus menargetkan sensitivitas ini," kata penulis utama studi tersebut, Dr. K. Luan Phan.

Alkohol dan narkoba

Sebagian orang dengan gangguan kecemasan, memiliki masalah dengan penyalahgunaan zat terlarang, demikian menurut Anxiety and Depression Association of America (ADAA).

Mereka menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang untuk mencoba untuk meringankan kecemasan, tetapi yang terjadi malah sebaliknya, gejala kecemasan semakin memburuk dengan masuknya alkohol dan narkoba ke dalam tubuh mereka.

Penyalahgunaan alkohol juga umum di antara orang-orang yang memiliki gangguan kecemasan sosial.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X