Cegah "Emotional Eating" Saat Emosi

Kompas.com - 08/11/2016, 09:05 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Tak sedikit orang yang terbiasa makan demi mencari ketenangan emosi, bukan karena lapar. Ahli mengatakan, inilah yang kerap membuat seseorang mengalami masalah berat badan.

Seseorang dapat makan lebih banyak kala mengalami kondisi emosi yang tak stabil, seperti stres pekerjaan, bertengkar dengan pasangan, bahkan saat merasa kesepian, ungkap Nikki Sharp, pelatih kebugaran dan penulis buku 5-Day Real Food Detox.

Mengonsumsi makanan lezat memang dapat memberikan ketenangan, namun hanya bersifat sesaat.

Banyak ahli gizi yang juga mengatakan, masalah berat badan atau mengidam makanan berlebih, banyak terjadi bukan karena kondisi fisik, melainkan terikat erat dengan keadaan emosional kita.

Saat emosi sedang tidak stabil, banyak yang menggunakan makanan lezat yang sarat dengan lemak atau gula sebagai sumber ketenangan.

Nikki mengatakan, Anda sebenarnya dapat menemukan cara yang lebih baik untuk menghadapi kemarahan ketimbang melibatkan makanan. Caranya, fokus pada apa yang mengganggu Anda dan cobalah untuk melepaskannya.

Ambil beberapa waktu sebelum Anda memutuskan untuk makan. Lalu, tulislah kemarahan dalam bentuk surat dan robeklah, atau lempar beberapa batu ke dalam air sambil menarik napas dalam dan melepaskannya. Inti dari cara tadi adalah untuk memberikan Anda waktu merenungkan kembali perasaan dan kemudian melepaskannya.

“Mungkin terdengar sedikit aneh, tapi tindakan sederhana tadi bisa menjadi cara yang ampuh untuk membebaskan diri dari emosi. Diharapkan, setelah itu Anda dapat terhindar dari makanan berlebih akibat emosi," kata Nikki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber POP SUGAR
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X