Membedakan Gejala Flu, Alergi, atau Batuk Pilek Biasa pada Anak

Kompas.com - 03/10/2016, 15:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tidak semua gejala demam, bersin, batuk dan pilek, disebabkan oleh virus flu. Gejala penyakit musiman pada anak-anak ini juga bisa disebabkan karena alergi. Bagaimana membedakannya?

Karenanya gejalanya sama, memang tak gampang membedakannya. Tetapi, si kecil menderita batuk pilek biasa (common cold) bisa hidungnya berair dengan lendir yang jernih tapi kemudian menjadi kental dan berubah warna kuning atau hijau dalam beberapa hari.

Anak yang mengalami common cold juga mungkin mengalami batuk dan hidung mampet, serta suhu tubuh agak naik walau tidak terlalu tinggi. Kemungkinannya hidung mampet dan batuk muncul lebih awal sebelum demam.

Sementara itu, jika anak mengalami demam tinggi, atau disertai diare dan muntah, kemungkinan besar anak mengalami infeksi virus. Bila balita menderita demam, tetap perhatikan perilakunya saat demamnya turun. Jika ia tetap bermain dan makan dengan normal, bisa jadi ia menderita common cold.

Namun, bila anak tetap tampak lesu walau suhu tubuhnya turun, kemungkinan besar ia menderita sesuatu yang lebih serius dari batuk pilek biasa.

Anak yang menderita alergi biasanya mengalami gejala mata dan hidung gatal serta berair. Ia juga mengalami bersin-bersin dan kulit gatal sekitar seminggu atau bahkan sebulan.

Gejala alergi lainnya, lendir dari hidungnya tetap berwarna jernih. Alergi juga tidak akan membuat anak demam. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BABYCENTER
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X