Efek Oli Encer dan Kental untuk Mesin Diesel

Kompas.com - 27/09/2016, 11:15 WIB
Mesin Isuzu mu-X 2500 cc dengan VGS turbo Otomania/Setyo AdiMesin Isuzu mu-X 2500 cc dengan VGS turbo
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, Otomania – Oli mesin merupakan komponen penting dalam mesin kendaraan baik bensin maupun diesel. Khusus mesin diesel, meski saat ini memiliki beragam teknologi seperti common rail, dan direct injection, namun oli yang digunakan tetap sama.

Karakteristik mesin diesel memiliki tekanan, temperatur dan getaran yang cukup tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan oli dengan spesifikasi yang sesuai dengan karakter mesin diesel.

“Oli mesin yang digunakan sebaiknya yang sesuai spesifikasi yang tercantum di buku panduan. Ini untuk menghindarkan kerja mesin tidak maksimal bila menggunakan oli diluar spesifikasi,” ucap Anjar Kisworo, Service Departemen Head Astra Isuzu saat dihubungi Otomania, Senin (26/9/2016).

Menurut Anjar, jika oli yang digunakan terlalu encer dapat mengakibatkan pelumasan tidak maksimal. Akibatnya mesin cepat mengalami keausan.

Akibat lainnya yang dapat timbul adalah suara mesin akan lebih terdengar. Begitu juga dengan getaran yang dihasilkan mesin menjadi lebih terasa.

Bila menggunakan oli terlalu kental dapat mengakibatkan beban mesin lebih berat bekerja. Oli mesin ini juga tidak mampu menjangkau celah yang sempit sehingga terdapat bagian yang tidak terlumasi.

“Oleh karena itu baiknya pemilik mobil diesel melakukan perawatan rutin. Tidak lupa, setiap hari sebelum menggunakan kendaraan melakukan pengecekan rutin untuk menghindari masalah dalam perjalanan,” ucap Anjar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X