Orang Depok Beli CBR150R Pakai Uang Koin Satu Ember

Kompas.com - 27/09/2016, 10:52 WIB
Konsumen Honda beli CBR150 pakai uang koin Mia SisiliaKonsumen Honda beli CBR150 pakai uang koin
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, Otomania - Setiadi, seorang konsumen Honda Motor Care, di Jalan Raya Sawangan, Depok, membeli Honda CBR150R Repsol dengan cara yang unik. Dia membayar motor sport yang dibandrol sebesar Rp 33,425 juta secara tunai dengan pecahan uang koin, yang dikumpulkan di sebuah ember dan dus.

Mia Sisilia, pegawai Honda Moto Care Depok mengatakan bahwa konsumen tersebut datang dengan membawa uang koin di dalam ember berukuran 25 kilogram (kg).

"Kemarin sales yang menangani itu Yulia Anggraini teman saya. Bapaknya itu datang membawa ember bekas cat berukuran 25 kg yang isinya uang koin semua dan satu dus berisikan 14 plastik pecahan Rp 1.000," ucap Mia saat dihubungi Otomania, Selasa (27/9/2016).

Menurut Mia, Setiadi mendapat uang koin dari hasil mengumpulkan selama lima tahun, baik dari uang sisa jajan atau uang sisa berbelanja di supermarket. Unit CBR yang dibelinya akan digunakan oleh anaknya.

Mia Sisilia Konsumen Honda beli CBR150 pakai uang koin

Tim yang mengurus sempat kewalahan menghitung jumlah uang koin yang dibawa Setiadi. Proses penghitungan sudah dimulai sejak kemarin pagi, Senin (26/9/2016) dan sampai saat ini pun belum selesai semua.

"Kita ganti-gantian menghitung uangnya, tapi belum kelar. Sampai saat ini baru Rp 32 juta dalam bentuk koin Rp 1.000. Kalau semua sudah terhitung, baru kami infokan ke konsumen untuk pengiriman unitnya," ucap Mia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X