Kompas.com - 14/09/2016, 18:57 WIB
Lumba-lumba hidung botol. globalanimal.orgLumba-lumba hidung botol.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Selama ini, para ilmuwan meyakini bahwa lumba-lumba mampu berkomunikasi satu sama lain. Namun hingga kini, proses komunikasi tersebut belum banyak diketahui.

Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Mathematics and Physics mengungkap bahwa mamalia dengan kecerdasan tinggi itu berkomunikasi layaknya manusia.

Ilmuwan yang melakukan riset di Karadag Nature Reserve, Feodosia, Crimea, mengatakan, lumba-lumba berbicara menggunakan getaran.

Satu lumba-lumba menghasilkan getaran, klik, atau siulan. Sementara itu, lumba-lumba lain akan menunggu hingga menangkap getaran itu sebelum akhirnya merespon dengan getaran juga.

"Sehingga dalam hal ini, kita dapat mengasumsikan bahwa setiap getaran merupakan fonem atau bahasa lisan lumba-lumba, " kata Vyacheslav Ryabov, peneliti lumba-lumba yang memimpin riset.

"Secara esensi, proses pertukaran suara ini mirip dengan sebuah percakapan antara dua orang," imbuhnya seperti dikutip The Independent, Selasa (13/9/2016).

Penelitian melibatkan sepasang lumba-lumba hidung botol Laut Hitam bernama Yasha dan Yana. Dengan sistem audio khusus, peneliti mencatat percakapan antara lumba-lumba tersebut.

Dari pengamatan tersebut kemudian di dapatkan suara-suara yang dipancarkan merupakan pola yang berbeda.

"Banyak getaran yang terekam dalam percobaan kami menunjukkan bahwa lumba-lumba bergantian dalam memproduksi getaran tersebut dan tidak mengganggu satu sama lain, yang memberikan alasan untuk percaya bahwa masing-masing dari lumba-lumba mendengarkan getaran yang lain terlebih dahulu sebelum memproduksi sendiri," jelas Ryabov.

"Ini menunjukkan tingkat kecerdasan yang tinggi dan kesadaran pada lumba-lumba, dan bahasa mereka merupakan bahasa lisan yang berkembang, mirip dengan bahasa manusia." tambahnya.

Sayangnya percakapan lumba-lumba ini di luar frekuensi pendengaran manusia, sehingga kita tidak bisa mendengarkannya secara langsung.

Ke depan, Dr Ryabov berharap temuan ini bisa mendorong untuk pengembangan hubungan dan komunikasi dengan makhluk lain.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Jangan Lewatkan Makan Sahur Sebelum Puasa, Ini Alasannya

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X