Kompas.com - 14/09/2016, 10:50 WIB
|
EditorLatief

Berburu meteor

Hujan meteor umumnya bisa dilihat menggunakan mata telanjang, apalagi jumlahnya banyak seperti pada tahun ini. Namun, jangan khawatir jika belum sempat menikmati hujan meteor Perseid. Masih ada hujan meteor lain yang segera menyambangi atmosfer Bumi.

Desember merupakan momen tepat untuk berburu hujan meteor. Umumnya, hujan meteor Geminid dan Ursid mulai turun pada bulan ini.

Hujan meteor Geminid mulai terlihat pada awal Desember. Diperkirakan, hujan meteor Geminid akan mencapai puncaknya pada 13 atau 14 Desember 2016. Sekitar 120 meteor akan terlihat per jam.

Namun, meteor Geminid bukan berasal dari komet seperti Perseid, melainkan dari asteroid bernama 3200 Phaethon. Sesuai namanya, arah meteor berasal dari rasi bintang Gemini di belahan utara Bumi.

Setelah Geminid, hujan meteor Ursid dari arah rasi bintang Ursa Minor di utara bumi juga akan menghiasi langit malam. Biasanya, hujan meteor Ursid mulai terlihat pada kisaran 17 hingga 23 Desember. Untuk tahun ini, puncak hujan meteor diperkirakan terjadi pada 21 atau 22 Desember 2016.

Agar bisa menikmati keindahan hujan meteor dengan mata telanjang, sebaiknya Anda mencari daerah yang gelap dan tidak banyak terkontaminasi cahaya lampu. Menunggu hujan meteor di daerah pinggiran kota dengan langit cerah adalah pilihan tepat.

Perlu diingat, meteor bisa terlihat kapan saja dan tidak bisa diprediksi waktunya. Karena itu, lebih baik Anda mulai duduk manis dengan perbekalan cukup sejak tengah malam.

Selain makanan dan pakaian tebal, tak lupa siapkan kamera untuk menangkap momen hujan meteor ini. Kalau bisa, koleksi juga foto selfie dengan latar belakang hujan meteor nan indah. Ini tentu bisa jadi kenangan manis.

Untuk keperluan selfie di tempat minim cahaya, Anda harus punya ponsel yang memiliki kamera depan canggih. Kalau bisa, resolusinya 16 megapiksel seperti pada Oppo F1s.

Untuk memaksimalkan hasil selfie, fitur seperti screen flash juga penting. Fitur ini bisa mendeteksi kondisi cahaya lalu menyesuaikannya secara otomatis. Hasilnya, wajah tetap kelihatan cerah tanpa efek berlebihan, meski foto diambil di lokasi minim cahaya.

Karena meteor jatuh terjadi hanya dalam hitungan detik, sebaiknya ponsel kamera juga bisa cepat diaktifkan. Misalnya, memakai fitur fingerprint dengan dukungan teknologi flash touch access. Pada Oppo F1s, fitur tersebut akan mengaktifkan ponsel hanya dalam hitungan 0,2 detik.

Dengan bekal ponsel kamera semacam itu, berburu momentum hujan meteor untuk latar belakang selfie tak akan jadi persoalan. Selamat berburu meteor!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.