Panda Tak Lagi Terancam Punah, tetapi Tetap Rentan

Kompas.com - 05/09/2016, 22:07 WIB
Jia-Jia, Panda di Hongkong Ocean Park. CNN TravelJia-Jia, Panda di Hongkong Ocean Park.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Panda tidak lagi masuk dalam daftar spesies yang terancam punah, menyusul upaya penyelamatan oleh kelompok pelestari lingkungan selama puluhan tahun.

Status hewan yang disayangi masyarakat ini berubah dari "terancam" menjadi "rentan" karena populasinya yang tumbuh kembali di Cina.

Namun di balik kabar baik ini ada pula informasi buruk, yaitu keberadaan spesies gorila di wilayah timur, primata terbesar di dunia, yang saat ini terancam punah.

Perubahan status panda ini diumumkan oleh Lembaga internasional untuk konservasi alam, IUCN, terkait hewan-hewan yang terancam punah.

Upaya pemerintah Cina, yang menyebut panda raksasa sebagai hewan nasional, telah menyelamatkan keberadaan hewan itu dari tepi jurang kepunahan.

Perkiraan terbaru menunjukkan bahwa populasi panda dewasa saat ini mencapai 1.864 jiwa.
Ancaman perubahan iklim

Tidak ada angka pasti untuk jumlah panda anak-anak, tetapi diperkirakan jumlah keseluruhan panda mencapai 2060 jiwa.

"Bukti dari serangkaian survei menunjukkan bahwa penurunan populasi panda dapat ditangani, dan sebaliknya jumlahnya mulai meningkat saat ini," demikian laporan terbaru IUCN.

"Peningkatan status ini menegaskan bahwa upaya pemerintah Cina untuk melindungi spesies ini berjalan efektif," tambah IUCN.

Namun demikian, pertumbuhan kembali populasi panda bisa berumur pendek, demikian peringatan IUCN. Perubahan iklim diperkirakan dapat menewaskan lebih dari sepertiga habitat panda dalam 80 tahun ke depan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X