Galaksi Ini adalah "Hantu" di Semesta, 99,99 Persen Materinya Tak Kasat Mata

Kompas.com - 29/08/2016, 18:12 WIB
Citra Pieter van Dokkum, Roberto Abraham, Gemini, Sloan Digital Sky SurveyCitra "galaksi hantu" Dragonfly 44. Gambar kiri adalah dari Sloan Digital Survei sementara kanan adalah hasil olahan dari teleskop Gemini.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Dari massa tersebut, hanya 0,01 persen yang berupa bintang. Sisanya adalah materi gelap, materi misterius yang diperkirakan menyusun 90 persen alam semesta.

Galaksi yang sebagian besar terdiri dari materi gelap sebenarnya tak baru. Tetapi baru Dragonfly 44 aja yang massanya bisa sebesar Bimasakti.

"Kami tidak tahu bagaimana galaksi seperti Dragonfly 44 terbentuk. Data Gemini menunjukkan ada bintang-bintang yang tersusun dalam kluster super padat, itu bisa jadi petunjuk. Tapi kami masih menebak," kata van Dokkum.

Van Dokkum menduga, ada banyak galaksi seperti Dragonfly. Ia akan berupaya mencari galaksi serupa yang letaknya lebih dekat dari Bimasakti.

"Jadi kita bisa melihat sinyal lebih jelas yang mungkin bisa mengungkap tentang materi gelap," jelas van Dokkum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.