Kompas.com - 24/08/2016, 23:15 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Apa pun yang masuk ke lubang hitam tak akan hilang, tetapi masuk ke alam semesta yang berbeda.

Setidaknya, itulah yang akan terjadi menurut teori yang dikemukakan Gonzalo Olmo dari Univerity of Valencia dalam publikasinya di jurnal Classical Quantum and Gravity baru-baru ini.

Berdasarkan pandangan Olmo, di pusat lubang hitam terdapat lubang cacing yang bisa menjadi pintu bagi apa pun untuk menuju semesta lain.

Suatu materi yang masuk ke lubang hitam memang akan meregang, mengalami fenomena yang disebut spagetifikasi. Namun, begitu keluar di alam semesta lain, materi itu akan kembali seperti semula.

Untuk menguji pandangannya, Olmo melakukan eksperimen dengan struktur geometri mirip kristal lapisan graphene yang dianggap menyerupai kondisi di lubang hitam.

Mengapa menggunakan struktur geometri? Sebab, menurut Olmo, lubang hitam sebenarnya adalah ketidaksempurnaan struktur geometri ruang dan waktu.

"Seperti kristal yang punya ketidaksempurnaan struktur geometri, pusat lubang hitam bisa dianggap sebagai anomali ruang dan waktu yang membutuhkan unsur geometri baru untuk mendeskripsikan dengan tepat," urai Olmo.

Diberitakan Daily Mail, 5 Agustus 2016 lalu, Olmo dengan pendekatannya menemukan titik pusat dalam struktur geometrinya.

Titik pusat itulah yang kemudian dianggap merepresentasikan lubang cacing, pintu rahasia untuk masuk ke alam semesta lain.

Berdasarkan persamaan yang dirumuskan Olmo, lubang cacing di pusat lubang itu ukurannya lebih kecil dari inti atom. Namun, begitu muatan listrik bertambah, ukurannya bisa membesar.

Mungkinkah manusia masuk ke alam semesta lewat lubang cacing di lubang hitam itu? Sayangnya, menurut Olmo, tidak mungkin manusia sintas setelah mengalami spagetifikasi.

Meski demikian, Olmo meyakini bahwa materi tak akan hilang ketika masuk ke lubang hitam. Plus, lubang cacing tak perlu dibangkitkan dengan energi eksotik seperti menurut Albert Einstein, tetapi dengan energi biasa seperti medan listrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
Manfaat Rambutan untuk Daya Tahan Tubuh

Manfaat Rambutan untuk Daya Tahan Tubuh

Oh Begitu
Dari Susu Sapi, Almond sampai Kedelai, Mana yang Paling Baik untuk Kesehatan?

Dari Susu Sapi, Almond sampai Kedelai, Mana yang Paling Baik untuk Kesehatan?

Oh Begitu
Semut Ini Mengobati Kawanannya yang Terluka

Semut Ini Mengobati Kawanannya yang Terluka

Fenomena
Apakah Serangan Jantung Dapat Dicegah?

Apakah Serangan Jantung Dapat Dicegah?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.