Kompas.com - 26/07/2016, 21:47 WIB
Pianemo, destinasi wisata favorit di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. AUDREY ROITPianemo, destinasi wisata favorit di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Pelestarian mangrove Papua Barat akan membantu menyelesaikan dua masalah penting dunia: perubahan iklim dan perikanan.

Bayangkan yang terjadi sekarang. Hujan turun di waktu yang seharusnya kemarau dan kita merasa kota makin panas. Para ilmuwan mengatakan bahwa perubahan itu salah satunya adalah dampak perubahan iklim.

Suhu Bumi terus meningkat akibat emisi gas rumah kaca. Kenaikan suhu Bumi terus menerus berbahaya. Kenaikan sebesar 2 derajat Celsius "saja" akan membuat Indonesia kehilangan ribuan pulau.

Sementara itu, dunia makin padat. Populasi manusia sekarang sudah mencapai 7 miliar. Kebutuhan makanan, termasuk ikan dan makanan lain dari lautan, meningkat.

Kualitas ekosistem laut mengalami penurunan. Beberapa wilayah Indonesia yang dahulu kaya ikan mengalami overfishing akibat rusaknya ekosistem dan eksploitasi besar-besaran.

Conservation International (CI) yang bergerak dalam pelestarian Papua Barat menyatakan, upaya kecil melestarikan mangrove Papua Barat bisa membantu mengatasi dua masalah besar dunia tersebut.

Barakalla, Blue Carbon Coordinator CI mengatakan, mangrove Papua Barat memiliki kekhasan dibanding wilayah lain. "Mangrove di sana tumbuh di atas peatland," katanya dalam media briefing yang diadakan di Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasil studi CI mengungkap, mangrove di salah satu kepulauan paling eksostis di Nusantara itu menyimpan karbon dalam jumlah besar, lebih besar dari hutan hujan tropis.

Studi di Teluk Arguni di Kaimana yang memiliki luas sekitar 50.000 hektar, mengungkap bahwa stok karbon di mangrove area tersebut mencapai 717 ton per hektar.

Stok karbon di sedimen mangrove lebih besar dari di permukaan. Di sedimen, stok karbon mencapai 595 ton per hektar sementara di permukaan 122 ton per hektar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X