Tips Sehat Antisipasi Penyakit Setelah Lebaran

Kompas.com - 04/07/2016, 17:00 WIB
KOMPAS/AGUS SUSANTO Memasuki pertengahan Ramadhan, umat Islam melaksanakan Qunutan di Masjid Al-Hidayah, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (2/7/2015). Warga bergotong royong memasak ketupat sayur, dan membawanya ke masjid untuk didoakan dan dibagikan serta saling tukar antarwarga.

Budaya lebaran adalah budaya silahturahmi berkunjung ke rumah sanak keluarga dan kerabat. Selama berkunjung ini biasanya mengomsumsi berbagai makanan dan minuman yang dihidangkan. Ada rasa tidak enak jika kita tidak mencicipi makanan yang disediakan. Umumnya makanan dan minuman tersebut tinggi lemak, manis dan asin.

Kue-kue manis dengan kalori tinggi mendominasi penganan lebaran. Kue cake biasanya dibuat dengan  kuning telur yang banyak dan mengandung kolesterol tinggi.

Hidangan makanan juga banyak yang mengandung santan, sekali lagi makanan yang bersantan juga mengandung lemak. Apalagi jika makanan tersebut dimasak berulang-ulang sehingga lemak jenuhnya semakin tinggi dan ini sudah pasti  tidak baik untuk kesehatan.

Bukan hanya makanan, minuman pun biasanya mengandung kalori tinggi karena manis. Tentunya makanan-minuman ini jika dikonsumsi oleh seseorang  yang sudah mempunyai penyakit kronik akan menyebabkan penyakitnya mengalami kekambuhan. Misalnya saja pasien diabetes, hipertensi, atau hiperkolesterol.

Kalau pasien yang sudah obesitas dan jika saat berpuasa sudah mengalami penurunan berat badan, sehabis lebaran cenderung berat badannya kembali seperti sebelum puasa dan jika makannya tidak terkontrol selama lebaran bahkan berat badannya akan bertambah melonjak.

Oleh karena itu, pada minggu pertama-pertama setelah lebaran pasien-pasien yang datang ke unit gawat darurat  RS karena diare, serta berbagai penyakit kronis yang mengalami kekambuhan.

Antisipasi dengan berbagai penyakit pascalebaran merupakan hal yang
penting. Batasi makanan yang terlalu asin atau terlalu manis. Minumlah air putih yang cukup, apalagi dengan kondisi kemarau saat ini. Kurangi minuman yang dingin dan goreng-gorengan yang akan mengiritasi saluran pernapasan kita. Sehingga pada saat harus beraktifitas kembali pasca lebaran tetap berada dalam keadaan sehat wal afiat.

Ada 8 tips sehat mengantisipasi penyakit pasca lebaran yaitu:

1. Perhatikan makan dan minum terutama kualitas makanan dan minuman tersebut.

2.Perhatikan jumlah kalori dari makanan atau minum tersebut, camilan sekecil apapun kalau manis pasti mengandung kalori.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorLusia Kus Anna
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X