Apakah Kita Bisa Lebih Sehat dengan Diet Paleo?

Kompas.com - 01/06/2016, 08:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Belakangan, penawaran menu diet paleo atau pola makan ala manusia purba semakin mudah dijumpai. Namun, benarkah pola makan diet paleo ini jauh lebih sehat?

Filosofi di balik diet paleo sangat sederhana. Diet ini didasarkan pada pemikiran bahwa tubuh kita tidak berevolusi untuk mengatasi diet modern saat ini, jadi kita harus makan dengan cara sebagaimana dilakukan oleh leluhur paleolitik yang berburu dan pengumpul lebih dari 10.000 tahun yang lalu.

Ini berarti manusia harus berfokus pada sayuran segar, buah, ikan, daging tanpa lemak, dan lemak sehat, dan tidak termasuk makanan yang diproses, serta yang lebih kontroversial adalah tidak mengonsumsi produk susu dan gandum.

Penggemar paleo mengatakan, mereka yang mengadopsi pola makan ini dapat menurunkan berat badan dan mengurangi kesempatan mereka untuk mengembangkan masalah kesehatan umum, seperti penyakit jantung, kanker, sindrom iritasi usus besar, dan diabetes tipe 2.

Pendukung paleo menyarankan asupan protein yang tinggi antara 19-35 persen dari asupan energi harian seseorang. Ini berarti 15-25 persen lebih tinggi dari yang direkomendasikan oleh pedoman kesehatan Australia.

Meski secara teknis bukan diet rendah karbohidrat, diet paleo menyarankan pengurangan karbohidrat sekitar 35-45 persen dari asupan energi harian. Nilai ini jauh lebih sedikit dari yang direkomendasikan pedoman kesehatan Australia yang membatasi asupan karbohidrat harian 45-65 persen dan karbohidrat yang dimaksud harus lebih banyak bersumber dari sayuran padat ketimbang produk dari gandum.

Mereka yang menganut diet paleo juga mendapatkan serat dari buah dan sayuran, bukan biji-bijian.

Profesor Tim Crowe, peneliti gizi dan praktik diet dari Universitas Deakin mengatakan, konsep diet paleo yang dikenal sebagai pola makan ala manusia goa diperkenalkan pertama kali beberapa dekade lalu, tetapi baru populer sekitar dua tahun belakangan.

Namun demikian, terus muncul perdebatan seputar klaim bahwa diet paleo mampu membantu menurunkan berat badan serta mencegah berbagai penyakit.

Menurunkan berat badan

Menurut Profesor Crowe, diet paleo memang tidak sempurna. Namun, pola makan ini menawarkan manfaat, terlebih pada mereka yang sehari-harinya memiliki pola makan buruk, seperti banyak minum soft drink, alkohol, kue, dan makanan manis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X