Kompas.com - 25/05/2016, 20:34 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Arkeolog kembali berhasil menerjemahkan dua teks Mesir Kuni yang ditulis pada daun papirus.

Teks tersebut berisi mantra kuno untuk memanggil dewa-dewa dan roh jahat, dipakai sebagai jampi-jampi untuk mendapatkan cinta dan kekuasaan.

Mantra tersebut tidak secara spesifik menargetkan nama seseorang.

Sebaliknya, manta ditulis sedemikian rupa sehingga siapa pun yang akan menggunakannya tinggal menyematkan nama orang yang akan menjadi target.

Pembuat mantra dalam bahasa Yunani -bahasa yang dipakai di Mesir saat itu - tak diketahui.

Diberitakan Livescience, Senin (23/5/2016), Franco Maltomini dari University of Udine di Italia, peneliti yang mengungkap arti mantra Mesir itu, menjelaskan bahwa mantra cinta merupakan permohonan pada dewa-dewa gnostik, dewa dari agama kuno.

Disebutkan,  pengucap mantra harus membakar persembahan di sebuah pemandian dan menulis mantra di dinding pemandian itu.

Salah satu kalimat mantra pemikat berisi permohonan pada dewa untuk membakar jantung perempuan yang menjadi target agar dapat mencintai si pemohon.

Mantra lain dengan target seorang laki-laki berisi kata-kata magis hingga laki-laki target mau melakukan apapun.

Bunyi salah satu mantra kira-kira: Aku bersumpah demi Bumi dan air, demi setan yang mendiamimu, dan saya memohon atas peruntungan pemandian ini, seiring kau menyala, bakarlah dia (nama perempuan) yang lahir dari (nama ibunya) hingga dia jatuh padaku.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.