Senja Hari Ini, Akan Ada Fenomena Gerhana Merkurius

Kompas.com - 09/05/2016, 10:15 WIB
Time-lapse transit Merkurius diabadikan oleh satelit SOHO (Solar and Heliospheric Observatory)  milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada 8 November 2006. NASATime-lapse transit Merkurius diabadikan oleh satelit SOHO (Solar and Heliospheric Observatory) milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada 8 November 2006.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Fenomena gerhana yang lebih jarang terjadi dibandingkan gerhana matahari akan terjadi mulai Senin (9/5/2016) senja ini.

Fenomena yang disebut gerhana atau transit Merkurius itu akan berlangsung selama sekitar 7,5 jam dan berpotensi disaksikan di wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Tak seperti gerhana matahari, gerhana Merkurius tidak akan membuat bumi gelap seketika. Bahkan, gerhana Merkurius adalah fenomena yang tak bisa disadari atau disaksikan dengan mata telanjang.

"Saat gerhana matahari, bulan tampak sama besar dengan piringan matahari sehingga bisa menutup sempurna. Saat transit Merkurius, Merkurius tampak jauh lebih kecil," kata astronom amatir Ma'rufin Sudibyo.

"Bahkan dengan alat bantu seperti teleskop, Merkurius hanya akan tampak sebagai titik bulat kecil di permukaan matahari," imbuhnya.

Ketiga pada abad ke-21

Ma'rufin menerangkan, gerhana Merkurius terjadi 13-14 kali dalam setiap abad. Gerhana atau transit hari ini adalah yang ketiga dalam abad ke-21.

Transit pada abad ke-21 sebelumnya terjadi pada tahun 2002 dan 2006. Setelah tahun ini, transit Merkurius baru akan terjadi pada 11 November 2019.

Ada yang unik dari transit planet yang letaknya paling dekat dengan matahari itu. Fenomena tersebut selalu terjadi pada bulan Mei atau November.

"Kalau terjadi Mei berarti Merkurius sedang berada pada titik aphelion (terjauh dari matahari), kalau terjadi November berarti Merkurius sedang berada di titik perhelion (terdekat dengan matahari)," jelas Ma'rufin.

Seperti fenomena gerhana umumnya, tak semua wilayah bisa menyaksikan. Bila Indonesia beruntung karena bisa menyaksikan fenomena sekali seabad transit Venus pada tahun 2012 lalu, kali ini Indonesia sial.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X