Kompas.com - 04/05/2016, 20:17 WIB
Ubur-ubur ditemukan di dekat Palung Mariana. Penampakannya mirip UFO. NOAAUbur-ubur ditemukan di dekat Palung Mariana. Penampakannya mirip UFO.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Ubur-ubur baru yang ditemukan di dekat Palung Mariana sungguh mengagumkan.

Bagian utama tubuh atau medusanya berbentuk bulat dan transparan. Saluran-saluran di dalam tubuhnya memancarkan warna merah sementara gonad atau organ kelaminnya berwarna kuning. Dua set tentakelnya memanjang.

Dengan penampakannya, ubur-ubur yang terungkap lewat penelitian di area Enigma Seamount itu mirip UFO.

Tim ilmuwan dari Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Amerika Serikat (NOAA) mengungkap keberadaan ubur-ubur unik tersebut pada 24 April 2016 lalu.

Dari atas kapal riset Okeanos Explorer, mereka mengirim wahana Deep Discoverer ke dalam perairan dekat Kepulauan Mariana.

Tak diduga, ketika wahana sampai pada kedalaman 3.700 meter, ilmuwan menyaksikan jenis ubur-ubur yang belum pernah dikenal dalam ilmu pengetahuan.

Ilmuwan belum bisa menetapkan spesies dari ubur-ubur tersebut. Namun, mereka menduga hewan itu anggota genus Crossota.

Golongan Crossota menghabiskan hidupnya dengan "melayang" bebas di perairan. Saat ditemukan, tentakel ubur-ubur itu memanjang dan memendek sementara tubuhnya tetap. Itu menunjukkan bahwa ubur-ubur tengah ada pada mode menyergap makanan.

Ubur-ubur itu hanya salah satu temuan dari tahap pertama misi Deepwater Exploration 2016 di Palung Mariana.

Dengan 3 kapal riset, NOAA mengungkap sisi menarik dari wilayah Enigma Seamount. Rupanya, gunung laut tersebut tak seperti umumnya.

Bila gunung laut lain punya puncak datar dan lereng "halus", Enigma Seamount punya puncak sirkuler dan lereng terjal.

Tim ilmuwan, seperti diberitakan Discovery, Senin (2/5/2016), juga menemukan struktur bola-bola kecil pada sedimen dasar laut. Mereka menduga, itu adalah sel amoeba raksasa atau mungkin juga spons.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

Fenomena
Kabar Baik, Studi CDC Ungkap Vaksin Covid-19 Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron

Kabar Baik, Studi CDC Ungkap Vaksin Covid-19 Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron

Oh Begitu
Misteri Temuan Mumi Hamil, Bagaimana Janinnya Bisa Ikut Terawetkan?

Misteri Temuan Mumi Hamil, Bagaimana Janinnya Bisa Ikut Terawetkan?

Oh Begitu
Ilmuwan Berencana Hidupkan Mammoth Enam Tahun Lagi, Mungkinkah Terjadi?

Ilmuwan Berencana Hidupkan Mammoth Enam Tahun Lagi, Mungkinkah Terjadi?

Oh Begitu
Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Mengorbit Dekat Matahari

Teleskop Luar Angkasa James Webb Berhasil Mengorbit Dekat Matahari

Fenomena
Dahsyatnya Letusan Gunung Bawah Laut Tonga Sebabkan Atmosfer Bumi Bergetar

Dahsyatnya Letusan Gunung Bawah Laut Tonga Sebabkan Atmosfer Bumi Bergetar

Fenomena
Cegah Kebakaran Hutan, Peneliti UGM Bikin Pesawat Tanpa Awak untuk Deteksi Dini Api

Cegah Kebakaran Hutan, Peneliti UGM Bikin Pesawat Tanpa Awak untuk Deteksi Dini Api

Fenomena
Getaran Gempa Banten di Jakarta Terdeteksi sampai Gedung Lantai 12, Ini Analisis BMKG

Getaran Gempa Banten di Jakarta Terdeteksi sampai Gedung Lantai 12, Ini Analisis BMKG

Oh Begitu
Studi CDC Ungkap Vaksin Booster Dibutuhkan untuk Melawan Omicron

Studi CDC Ungkap Vaksin Booster Dibutuhkan untuk Melawan Omicron

Oh Begitu
Pfizer-BioNTech Luncurkan Uji Coba Vaksin Khusus Omicron

Pfizer-BioNTech Luncurkan Uji Coba Vaksin Khusus Omicron

Oh Begitu
Inggris Disebut Berhasil Keluar dari Pandemi Covid-19 Pertengahan Januari, Ini Kata Ahli

Inggris Disebut Berhasil Keluar dari Pandemi Covid-19 Pertengahan Januari, Ini Kata Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.