Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Bahayanya Bila Terlalu Mengandalkan Auto Pilot

Kompas.com - 22/04/2016, 21:31 WIB
Para pilot pesawat angkatan laut AS yang ikut serta dalam operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia, Maret 2014. (AP/US Navy/Eric A. Pastor) (AP/US Navy/Eric A. Pastor)Para pilot pesawat angkatan laut AS yang ikut serta dalam operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 di Samudera Hindia, Maret 2014. (AP/US Navy/Eric A. Pastor)
EditorWisnubrata

Pesawat mengalami aerodynamic stall yang gagal di-recover oleh pilot dan mengakibatkan pesawat melayang tidak terkendali jatuh masuk ke Samudra Atlantik. Seluruh 228 penumpang termasuk awak pesawat tidak ada yang selamat.  

Hasil akhir dari proses investigasi penyebab terjadinya kecelakaan yang diumumkan oleh biro investigasi kecelakaan pesawat terbang sipil Perancis BEA (Bureau d'Enquêtes et d'Analyses pour la Sécurité de l'Aviation Civile)  pada tanggal 5 Juli 2012 menyebutkan telah terjadi gumpalan es pada pitot tube pesawat.  

Kondisi seperti itu menyebabkan penunjukkan dari kecepatan pesawat terbang menjadi tidak akurat dan akibat berikutnya adalah terganggunya sistem pengendalian otomatis atau Automatic Pilot System.  

Keadaan yang seperti itu menyebabkan maneuver pesawat terbang bagai tidak terkendali yang kemudian gagal diatasi oleh Pilot. Akibatnya fatal, yaitu pesawat tidak dapat dikendalikan sampai akhirnya jatuh masuk ke lautan Atlantik.

Berikutnya,  pada hari Sabtu pagi tanggal 6 Juli tahun 2013, pesawat Asiana Airlines mengalami kecelakaan di San Fransisco International Airport. 

Dari keseluruhan 307 orang yang berada dalam pesawat , 2 orang meninggal dunia di lokasi saat kecelakaan terjadi dan seorang lainnya meninggal dunia kemudian saat sudah berada di rumah sakit . 

Pesawat Boeing 777-200ER Asiana Airlines mengalami crashed pada final approach.  Badan penyelidik federal Amerika Serikat NTSB, (National Transportation Safety Board)  menjelaskan bahwa Pilot terlambat mengetahui adanya kesalahan atau tidak akuratnya alur pendekatan pesawat dan kecepatan pesawat saat mendekati runway untuk melakukan pendaratan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada saat kejadian ternyata  memang ILS dari Runway 28 L San Fransisco International Airport tengah berada dalam siklus pemeliharaan yang berarti ILS tersebut berada dalam kondisi tidak sedang bekerja.  

NTSB menjelaskan pada kesimpulan akhir investigasi tentang penyebab kecelakaan pesawat terbang Asiana Airlines tersebut sebagai berikut :

The probable cause of this accident was the flight crew's mismanagement of the airplane's descent during the visual approach, the pilot flying's unintended deactivation of automatic airspeed control, the flight crew's inadequate monitoring of airspeed, and the flight crew's delayed execution of a go-around after they became aware that the airplane was below acceptable glidepath and airspeed tolerances.

Dari tiga kecelakaan tersebut, terdapat beberapa kesamaan hasil penyelidikan mengenai penyebab terjadinya kecelakaan pesawat terbang yang dialami oleh pesawat super modern, yaitu apa yang diistilahkan sebagai Automation Addiction.  

Satu kondisi dari ketergantungan dari seorang pilot terhadap peralatan otomatis di pesawat dalam mengendalikan penerbangannya.  

Walau masih memunculkan perdebatan yang panjang, terutama di kalangan para pilot sendiri tentang kondisi ketergantungan terhadap peralatan otomatis yang telah menggerus keterampilan dasar dari seorang pilot dalam menerbangkan pesawat, akan tetapi minimal ada dua hal yang tidak dapat dibantah.

Pertama, dengan terlalu mengandalkan peralatan otomatis dalam mengendalikan pesawat maka tingkat kewaspdaan seorang pilot pasti tidak berada dalam kondisi yang sama apabila dia tidak menggunakan peralatan otomatis.  

Yang kedua adalah keterampilan dasar dari seorang pilot hanya akan dapat terjaga dengan baik apabila pilot sering melakukannya dalam menerbangkan pesawat sehari-hari.  

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.