Ibu Hamil, Sebaiknya Teliti Label Kemasan Sebelum Membeli

Kompas.com - 07/03/2016, 18:07 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi
JAKARTA, KOMPAS.com - Pencantuman label kemasan merupakan kewajiban penjual untuk memberikan informasi jelas kepada konsumen mengenai produknya. Setiap konsumen pun seharusnya membaca label kemasan. Terlebih lagi bagi ibu hamil.

Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Produk Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Tetty Sihombing mengatakan, ibu hamil sebaiknya menghindari pangan yang menggunakan pengawet maupun pemanis buatan.

"Sebelum membeli pangan olahan dibaca dulu label kemasannya," kata Tetty dalam acara Gerakan Membaca Label bersama BPOM dan Nutricia di Jakarta, Senin (7/3/2016).

Produk pangan kemasan seharusnya juga mencantumkan peringatan atau pesan kesehatan jika mengandung bahan yang tidak baik dikonsumsi oleh bayi dan ibu hamil.

Bagi ibu hamil, hindari makanan maupun minuman yang bisa membahayakan kesehatan ibu dan janinnya.

Label pangan antara lain berisi, komposisi pangan, asal-usul bahan pangan tertentu, halal bagi yang dipersyaratkan, nomor izin edar, informasi nilai gizi, petunjuk penggunaan, hingga tanggal kadaluwarsa.

"Untuk pangan yang dikhususkan bagi ibu hami, bayi, itu wajib mencantumkan informasi nilai gizi," kata Tetty.

Menurut Tetty, membaca label pangan penting untuk konsumen, karena bertujuan untuk melindungi hingga menentukan keputusan pembelian.

Label pangan harus terbaca jelas atau mudah dibaca oleh konsumen. Selain itu, label pangan tidak boleh terlepas dari kemasan, tidak mudah luntur dan rusak, hingga harus memuat informasi yang benar sesuai produk. Label pangan, termasuk impor seharusnya juga menggunakan bahasa Indonesia.

"Semua produk impor harus ada bahasa Indonesianya, kalau enggak ada, silakan lapor ke kami (BPOM)," lanjut Tetty.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X