Tinggalkan Prinsip Makan untuk Dua Orang Saat Hamil

Kompas.com - 23/02/2016, 17:57 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Kenaikan berat badan selama kehamilan adalah sesuatu yang alami dan penting. Membatasi kenaikan berat agar tidak berlebihan juga penting. Prinsip makan untuk dua orang saat hamil sebaiknya ditinggalkan.

"Wanita sering berpikir, dalam keadaan hamil mereka boleh makan banyak,"kata Katherine Tallmadge, seorang ahli diet. Ia mengingatkan kenaikan berat badan berlebihan selama hamil berdampak kesehatan dalam jangka panjang bagi ibu. Setelah melahirkan, kerap kali ibu baru kesulitan menghilangkan ekstra lemak yang didapat selama hamil.

Banyak studi sudah membuktikan jumlah kenaikan berat yang dialami selama kehamilan, berperan penting dalam banyaknya bobot yang berhasil dikurangi setelah melahirkan. Bertolak dari hal itu, begini tip dari Tallmadge agar kenaikan berat badan selama hamil tak berlebihan.

Para ahli gizi merekomendasikan kenaikan berat sekitar 0,45 kg setiap minggu bagi wanita hamil di trimester kedua dan ketiga. Ibu hamil disarankan hanya menambah 300 kalori saja dari asupan makanan sehari-harinya.

Tambahan 300 kalori itu bisa didapat dengan minum dua gelas susu (sekitar 100 kalori setiap gelas) dan makan satu ekstra roti gandum utuh. Bisa juga menambah satu porsi yogurt atau ikan.

Wanita hamil yang sudah kelebihan berat badan sebelumnya disarankan mengalami kenaikan tak lebih dari 0,45 kg setiap minggu. Jadi asupan kalori untuk mereka harusnya lebih sedikit dari itu.

Wanita hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi yang tak beda dengan saran dan panduan dari dokter. Ia menegaskan wanita hamil perlu tambahan kalsium, besi dan asam folat dibandingkan wanita dewasa yang tak hamil. Kebutuhan tambahan ini dapat dipenuhi dari multivitamin prenatal.

Dr Jacinda Nicklas, asisten profesor penyakit dalam dari University of Colorado School of Medicine juga mengatakan wanita harus menambah kalori dari lemak sehat seperti alpukat dan ikan laut dalam, dan menghindari lemak dari gorengan.

Selama trimester ketiga, janin di dalam kandungan membutuhkan banyak lemak, maka penting bagi wanita hamil untuk mengonsumsi cukup kalori bagi janin. Demikian kata Kathleen Rasmussen, profesor kebidanan dan gizi anak dari Cornell University.

Namun, karena ukuran pertumbuhan bayi dan tempat yang terbatas di perut ibu, agak sulit bagi ibu untuk makan besar di akhir-akhir kehamilan. Rasmussen merekomendasikan kecuali ibu mengonsumsi makanan tinggi kalori, ibu juga disarankan menyantap beberapa kali makanan dalam porsi kecil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X