Penjualan Toyota Susut 5,1 Persen pada 2015

Kompas.com - 14/01/2016, 17:53 WIB
Kinerja penjualan Toyota sepanjang 2015 turun 5 persen dari 2014. TAMKinerja penjualan Toyota sepanjang 2015 turun 5 persen dari 2014.
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - PT Toyota Astra Motor (TAM) memulai 2016 dengan harapan baru. Meskipun hasil penjualan wholesale sepanjang 2015 turun 5,1 persen tercatat menjadi 321.818 unit di bandingkan hasil tahun sebelumnya 339.119 unit.

Toyota masih berhasil mempertahankan posisinya sebagai merek terlaris di Indonesia dengan torehan pangsa pasar 31,8 persen. Komposisi ini juga menyusut dari torehan tahun sebelumnya,  33,04 persen. Angka penjualan sementara sepanjang 2015, adalah 1.013.305 unit, turun 16 persen dari periode sebelumnya, 1.208.019 unit.

Vice President Director TAM Henry Tanoto, dalam keterangan resminya, Kamis (14/1/2015) menyampaikan kegembiraannya karena tetap berhasil jadi pemimpin pasar.

"Kami berterimakasih kepada pelanggan, meski sama-sama menghadapi situasi perekonomian yang kurang mengembirakan, kepercayaan mereka terhadap Toyota masih sangat kuat sehingga kami bisa mempertahankan posisi sebagai market leader dengan pangsa pasar sesuai target,” kata Henry.

Menurut Henry tahun 2015 merupakan periode yang berat bagi industri otomotif nasional. Hal itu terlihat dari pencapaian market secara total di mana penjualan mobil sepanjang 2015 merupakan yang terendah dalam 4 tahun terakhir atau sejak 2012.

Mengacu data Gaikindo, pada 2012 untuk pertama kalinya pasar otomotif nasional berhasil menembus angka 1 juta, yaitu mencapai 1,116 juta unit kemudian naik menjadi 1,229 juta unit pada 2013, dan sempat melandai menjadi 1,208 juta unit pada 2014.

Dinamika perekonomian global seperti penurunan berbagai harga komoditas termasuk minyak bumi serta fluktuasi di pasar finansial berdampak kurang menguntungkan terhadap Indonesia, sehingga pertumbuhan perekonomian nasional terganggu. Kondisi ini mempengaruhi hampir semua sektor industri, tak terkecuali otomotif.

Sepanjang 2015, angka penjualan bulanan terendah tercatat pada Juli mencapai 53.000 unit, sedangkan di akhir tahun (Desember), pasar kembali naik menjadi 73.000 unit. Data penjualan ritel Toyota sendiri, di segmen kendaraan penumpang tercatat 310.314 unit, sehingga menempatkan pangsa pasar Toyota di posisi 41,2 persen dari total penjualan segmen kendaraan penumpang secara nasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X