Tiga Kru Stasiun Antariksa Mendarat Selamat di Stepa Bersalju

Kompas.com - 12/12/2015, 21:25 WIB
Kapsul Soyuz TMA-17M yang membawa tiga kru stasiun antariksa internasional mendarat dengan aman di stepa bersalju Kazakhstan, Jumat (11/1/2/2015). Andrey Shelepin/Pool Photo via APKapsul Soyuz TMA-17M yang membawa tiga kru stasiun antariksa internasional mendarat dengan aman di stepa bersalju Kazakhstan, Jumat (11/1/2/2015).
EditorTri Wahono

BAIKONUR, KOMPAS.com - Tiga anggota kru Stasiun Antariksa Internasional atau International Space Station (ISS) telah mendarat dengan selamat di Kazakhstan.

Kapsul yang membawa astronot Badan Antariksa Amerika Serikat Kjell Lindgren, kosmonot Rusia Oleg Kononenko, dan Kimiya Yui dari Badan Eksplorasi Kedirgantaraan Jepang (JAXA) mendarat di stepa bersalju Kota Zhezkazgan, bagian timur laut Kazakhstan, Jumat (11/12/2015).

Tim pencari dan penyelamat menggunakan empat helikopter, dan harus menembus angin kencang dan awan-awan rendah untuk mencapai area pendaratan.

Seperti dilansir laman resmi NASA, pada akhir misi Kononenko sudah 533 hari berada di antariksa. Sementara Lindgren dan Yui, yang baru pertama terbang ke antariksa, menghabiskan 141 hari di sana.

Selama di stasiun antariksa, para kru berpartisipasi dalam observai Bumi dan melakukan riset di area ilmu fisika, biologi, dan molekuler untuk memajukan pengetahuan dan mendemonstrasikan teknologi baru.

Lindgren dan Yui ambil bagian dalam eksperimen penanaman sayur yang menghasilkan selada segar untuk konsumsi para awak pada Agustus.

Peneltian-penelitian semacam itu memungkinan terobosan riset dan mendorong inovasi teknologi yang memberikan manfaat bagi Bumi, serta memungkinkan misi eksplorasi manusia dan robotik berjangka lama ke kedalaman antariksa.

Setelah kepergian mereka bertiga, yang tersisa di stasiun senilai 100 miliar dolar AS tersebut adalah astronot Amerika Serikat Scott Kelly sebagai komandan serta insinyur penerbangan Rusia Mikhail Kornienko dan Sergey Volkov.

Seperti dilansir kantor berita Reuters, Kelly dan Kornienko berada di akhir bulan misi satu tahun, tugas terpanjang di antariksa sejak para awak mulai meninggali stasiun itu tahun 2000. Mereka dijadwalkan mendarat 1 Maret 2016.

Enam kosmonot Rusia sebelumnya menghabiskan lebih dari 300 hari di luar angkasa di stasiun Soviet Mir yang kini ditutup. Penerbangan terpanjang itu berlangsung hampir 438 hari.

Misi setahun Kelly dan Kornienko merupakan uji coba yang dijalankan sementara 15 negara yang bermitra membangun dan menjalankan stasiun antariksa itu mulai merencanakan misi yang lebih panjang ke bulan, Mars dan tujuan lain di luar stasiun luar angkasa.

Tiga kru yang tersisa akan mengoperasikan stasiun antariksa selama empat hari sampai kedatangan awak baru.

Astronot NASA Tim Kopra, kosmonot Rusia Yuri Malenchenko dan Tim Peake dari Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) dijadwalkan meluncur ke ISS dari Baikonur, Kazakhstan, pada 15 Desember 2015 mendatang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X