Kompas.com - 03/12/2015, 06:02 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian LHK Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/10/2015) KOMPAS.com/Nabilla TashandraMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian LHK Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/10/2015)
|
EditorGlori K. Wadrianto
Laporan Kontributor Kompas.com Firmansyah dari Paris, Perancis

PARIS, KOMPAS.com - Toleransi maksimal kenaikan dua derajat maksimum suhu bumi dalam KTT perubahan iklim, UNFCCC, Paris, Prancis sulit terpenuhi.

Hal itu diungkapkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, di sela-sela COP 21 Paris, Rabu (2/12/2015) waktu setempat.

"Kesepakatan maksimal kenaikan suhu bumi dua derajat sepertinya sulit terpenuhi karena banyak negara-negara memberikan laporan perhitungan kenaikan antar 2,7 hingga 3,5 derajat," kata Siti.

Kondisi ini mengkhawatirkan mengingat beberapa negara kepulauan yang tergabung dalam Small Island Developing State (SIDS) meminta batas toleransi kenaikan suhu bumi 1,5 derajat.

Jika kenaikan suhu bumi lebih dari 1,5 derajat, negara anggota SIDS mengklaim kawasan mereka sudah terbenam oleh air laut.

Untuk persoalan ini Indonesia belum mengambil sikap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Staf Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim, Racmat Witoelar mengatakan Indonesia tak tergabung dalam SIDS mengingat Indonesia adalah negara kesatuan.

"Indonesia tak anggota SIDS karena kita negara kesatuan bukan small island," kata Racmat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.