Naik Roket Negeri Gandhi, Satelit LAPAN A2/ORARI Mengantariksa Hari Ini

Kompas.com - 28/09/2015, 07:00 WIB
Satelit Lapan A2/Orari (kiri) menjalani persiapan akhir di Pusat Teknologi Satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rancabungur, Bogor, Senin (31/8/2015). Mikro satelit dengan berat 78 kilogram itu akan diluncurkan pada 27 September 2015 dari Pusat Antariksa Satish Dhawan, India. Lastri Kurnia/KOMPASSatelit Lapan A2/Orari (kiri) menjalani persiapan akhir di Pusat Teknologi Satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rancabungur, Bogor, Senin (31/8/2015). Mikro satelit dengan berat 78 kilogram itu akan diluncurkan pada 27 September 2015 dari Pusat Antariksa Satish Dhawan, India.
EditorYunanto Wiji Utomo
KOMPAS.com - Saat-saat paling mendebarkan dalam peluncuran satelit LAPAN A2/ORARI telah tiba. Hanya beberapa jam setelah artikel ini diturunkan, satelit yang 100 persen dibuat di Indonesia itu akan diluncurkan.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengungkapkan, "semua sudah siap."

Beberapa hari sebelum diluncurkan, uji akhir pada satelit sudah dilakukan. Pada Minggu (27/9/2015), LAPAN A2/ORARI sudah terpasang pada roket yang akan meluncurkannya.

Thomas mengatakan, "yang lebih krusial dalam peluncuran adalah roket pembawanya."

LAPAN A2 akan diluncurkan dari Pusat Antariksa Satish Dhawan, Sriharikota, India, fasilitas bandar antariksa milik Organisasi Riset Antariksa India (ISRO) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dihubungi Kompas.com, Minggu, Thomas mengatakan bahwa saat ini 6 orang perekayasa LAPAN sudah berada di India untuk mengontrol dan menyaksikan secara langsung peluncuran satelit tersebut.

Begitu menunggangi roket PSLV (Polar Satellite Launch Vehicle)-C30, LAPAN A2/ORARI akan langsung melesat cepat. Butuh 21,93 detik bagi roket dan satelit untuk sampai pada ketinggian 650 kilometer dari permukaan bumi, ketinggian orbitnya.

Sampai pada ketinggian itu, roket akan melepaskan satelit seberat 78 kilogram tersebut. Satelit kemudian mulai hidup "mandiri" dengan bantuan panel surya untuk mendapatkan energi dari matahari.

LAPAN A2/ORARI akan mengorbit di sektar ekuatorial, antara 6 derajat Lintang Utara hingga 6 derajat Lintang Selatan. Butuh 98 menit bagi LAPAN A2/ORARI untuk mengelilingi bumi.

Jaga Kedaulatan

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X