Kenali 5 Tahapan Tidur

Kompas.com - 15/08/2015, 19:19 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Pernahkah Anda penasaran dengan apa yang terjadi pada otak dan tubuh kita saat kita tidur? Tidur merupakan kegiatan yang sangat penting untuk membantu kita menciptakan dan mengumpulkan memori, memelihara sistem imun tubuh, dan membuat kita berenergi saat terjaga.

Saat tidur, kita biasanya melalui 5 tahapan, yakni tahap 1-4 dengan periode tidur REM (rapid eye movement) di antara tiap tahapannya.

Tahap 1: Tidur ringan
Di tahap ini kita berayun-ayun dari tidur dan terjaga sehingga mudah dibangunkan. Di tahap awal ini mata kita bergerak sangat lambat dan otot kita mulai rileks.

Banyak orang mengalami kontraksi otot mendadak, disebut dengan hypnic myoclonia, yang dirasakan seperti sensasi akan jatuh. Jika kita terbangun dari tahap tidur 1, kita mungkin akan mengingat gambaran visual yang terpecah-pecah.

Kebanyakan orang tidak bisa mengingat apa yang terjadi beberapa menit sebelum tertidur. Amnesia terkait tidur ini menjadi alasan mengapa banyak orang lupa percakapan atau telepon yang mereka lakukan di tengah malam.

Tahap 2: Mulai tidur
Rata-rata orang dewasa menghabiskan tidur malamnya di tahapan ini. Di tahap kedua ini napas dan detak jantung kita mulai teratur, gerakan mata berhenti, suhu tubuh menurun, dan kita masuk ke alam tidur. Gelombang otak kita juga menjadi lambat.

Tahap 3-4: Tidur Dalam
Ini adalah tahapan tidur yang bersifat restoratif di mana energi dipulihkan dan juga jaringan serta sel-sel diperbaiki dan ditumbuhkan.

Di tahapan tidur ini tekanan darah kita turun, napas melambat, dan mata berhenti bergerak serta otot-otot menjadi rileks. Di tahap 3, gelombang otak menjadi sangat lambat yang disebut juga dengan gelombang delta. Di tahap 4, otak kita hanya memproduksi gelombang delta.

Suplai darah ke otot akan meningkat. Hormon-hormon, terutama hormon pertumbuhan dilepaskan, yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, termasuk untuk otot. Saat kita terbangun dari tidur dalam, kita tidak bisa langsung beradaptasi dan mungkin merasa agak grogi dan limbung.

Tahap 5 sering disebut juga dengan tahap REM
Tidur REM terjadi pada 70-90 menit pertama setelah kita tertidur, dan terulang lagi setiap 90 menit pada tiap tahapan. Ini adalah periode saat kita bermimpi.

Tidur REM sangatlah penting untuk menjaga tubuh kita berfungsi optimal. Karena itu otak kita berusaha menjaga kita tetap tertidur dengan cara kita tak mudah terbangun oleh suara-suara di sekitar yang bisa merusak tahap tidur ini.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X