Uni Eropa: Perahu Migran Afrika Bawa Anggota ISIS ke Eropa

Kompas.com - 06/07/2015, 23:18 WIB
Operasi penyelamatan dilancarkan oleh tim dari berbagai negeri Eropa BBCOperasi penyelamatan dilancarkan oleh tim dari berbagai negeri Eropa
EditorErvan Hardoko
BRUSSELS, KOMPAS.com - Seorang jaksa ternama Uni Eropa, Senin (6/7/2015) mengatakan, dia mendapatkan informasi bahwa perahu-perahu yang membawa para migran melintasi Laut Tengah menuju ke Eropa juga membawa anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Michele Coninsx, kepala badan kerjasama hukum Uni Eropa Eurojust, kepara wartawan mengatakan informasi yang diperolehnya itu adalah bagian dari upaya lembaganya membantu negara-negara Uni Eropa merespon imigrasi ilegal, terorisme dan kejahatan siber.

Coninsx menambahkan, upaya kerja sama antaralembaga ini masih terus berlangsung dan dia menegaskan tak bisa membeberkan informasi lain yang disediakan negara-negara Uni Eropa.

Kepada kantor berita Associated Press, Coninsx melanjutkan belum jelas masalah apa yang akan ditimbulkan para terduga anggota ISIS itu di Eropa. Namun dia menegaskan kelompok semacam ISIS juga menggunakan uang dari hasil penyelundupan manusia untuk mendanai kegiatan mereka.

Eurojust, lanjut Coninsx, adalah satu dari beberapa organisasi Uni Eropa yang digerakkan untuk menghentikan operasi para penyelundup manusia itu.

"Kami akan mengejar para kriminal ini. Kami akan menelusuri jejak uangnya," kata Coninsx, jaksa karier asal Belgia yang juga pejabat urusan investigasi terorisme Eurojust.

"Ini adalah kondisi yang harus diwaspadai karena kami menemukan bahwa hasil penyelundupan manusia itu juga digunakan untuk mendanai terorisme. Di sisi lain penyelundupan manusia ini digunakan untuk sarana infiltrasi anggota ISIS (ke Eropa)," tambah dia.

Ribuan orang migran, yang harus membayar ribuan dolar AS untuk mencapai Eropa, meninggalkan Libya dengan menggunakan perahu tak layak dengan kelebihan kapasitas. Akibatnya, ratusan migran tewas tenggelam di Laut Tengah.

Tahun ini saja sekitar 70.000 orang migran diselamatkan dari lautan oleh operasi angkatan laut Uni Eropa. Menurut data Eurojust yang diperoleh dari pemerintah Italia, tiga pekan lalu arus migran dari Afrika meningkat lima kali lipat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X