Makhluk Hidup Baru Penghuni Hutan Gunung Tambora Terkuak

Kompas.com - 12/05/2015, 17:39 WIB
Tumbuhan berdaun satu yang diyakini merupakan jenis baru dari Tambora. LIPITumbuhan berdaun satu yang diyakini merupakan jenis baru dari Tambora.
EditorYunanto Wiji Utomo

Jenis cicak lain yang diduga baru tidak memiliki femoral pore. Umumnya cicak Cryptodactylus memiliki lubang pada paha untuk mengeluarkan zat kimia guna menarik reproduksi. Namun jenis ini tidak punya.

Golongan ngengat baru yang ditemukan berasal dari genus Xyleutes. Hariu Sutrisno, peneliti serangga LIPI, mengatakan, temuan mesti ditindaklanjuti dengan penelitian tentang kehidupan serta tumbuhan inang sebab keduanya berpotensi menjadi hama.

Kedua jenis ngengat itu berbeda dengan lainnya karena pola sayapnya. "Yang satu bersisik dan memiliki titik hitam di tengah sayap. Lainnya tidak punya sisik pada sayap bagian belakang," ujar Hari.


Sementara itu, dari flora, jenis baru yang ditemukan merupakan jenis tanaman yang daunnya hanya satu atau Monophyllaea. Arief Hidayat, peneliti botani LIPI, mengatakan bahwa daun jenis itu sangat kecil, hanya 4 cm-5 cm, berbeda dengan jenis lain yang mencapai 10 cm-15 cm.

Jenis-jenis baru itu bukan satu-satunya temuan istimewa dari ekspedisi LIPI kali ini. Selama ratusan tahun, Indonesia belum memiliki data biodiversitas lengkap Tambora. Hasil penelitian ini akan melengkapi data tersebut.

Ekspedisi mengungkap bahwa Tambora setidaknya menyimpan 230 jenis serangga, 20 jenis arachnida, 27 jenis tawon, 21 cicak, 4 spesies katak, dan 10 spesies burung. Untuk flora, ada 13 jenis jamur, 8 jenis lumut, 5 jenis lumut kerak, 56 jenis paku, dan ratusan lainnya.

Baru-baru ini, Tambora ditetapkan sebagai taman nasional. Temuan menunjukkan bahwa wilayah tambora layak menjadi taman nasional sekaligus menggarisbawahi perlunya sumber daya alam hayati itu untuk dilindungi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penampakan tujuh "mahluk baru" penghuni Tambora dapat dilihat di link berikut ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.