Kompas.com - 12/05/2015, 07:58 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Enam makhluk yang belum dikenal ilmu pengetahuan diyakini menghuni Tambora. Itu terungkap lewat Ekspedisi NKRI yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Penmgetahuan Indonesia (LIPI) dan sejumlah pihak mulai 16 April 2015 lalu selama 10 hari.

Cahyo Rahmadi, peneliti arachnida LIPI yang menjadi koordinator ekspedisi, mengungkapkan bahwa keenam makhluk yang diyakini menghuni Tambora itu merupakan kandidat spesies baru. Riset masih perlu dilakukan untuk mengonfirmasi kebaruannya.

Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati, mengatakan bahwa keenam makhluk itu adalah "dua spesies cicak, dua spesies kupu-kupu malam dan dua spesies kalacemeti, serta opiliones."

Enam hewan tersebut hanya sedikit dari banyak keanekaragaman hayati yang terungkap lewat ekspedisi. Selain jenis yang diduga baru, ekspedisi juga mengungkap makhluk-makhluk endemik dan unik dari Tambora.

"Spesies endemik yang ditemukan yaitu satu spesies kelelawar, enam spesies burung endemik Nusa Tenggara Barat dan beberapa spesies baru diyakini merupakan spesies yang sebarannya sangat terbatas,” urai Cahyo.

Selama ekspedisi, tim melewati jalur pendakian Kawinda Toi. Cahyo mengatakan, kondisi hutan di jalur pendakian masih sangat bagus. Area seluas setengah hektar di wilayah itu menyimpan 22 jenis flora.

"Elaeocarpus batudulangi merupakan spesies endemik dari kelompok flora,” imbuh Cahyo. Pohon tersebut memiliki karakteristik sebagian besar daunnya telah menguning dan kemudian gugur yang merupakan ciri umum hutan daerah kering, sambungnya.

Adapun spesies yang banyak dijumpai sepanjang jalur pendakian Kawinda Toi, yaitu Duabanga moluccana Blume, Engelhardia spicata Lech. ex Blume, Acronychia trifoliata Zoll., dan Syzigium spp.

Di area tersebut, peneliti mencatat 46 spesies burung dimana tiga spesies merupakan burung migran, 21 spesies reptil dan empat spesies amfibi dari berbagi marga. Jumlah itu masih bisa bertambah bila dilakukan penelitian.

Dari kelompok mamalia sedikitnya ditemukan 10 spesies, terdiri tiga spesies kelelawar, tiga spesies tikus, satu spesies primata, satu spesies musang dan beberapa mamalia lain seperti babi dan rusa.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
Media Sosial Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Media Sosial Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.