Kompas.com - 27/04/2015, 02:24 WIB
Petugas membersihkan puing reruntuhan hotel setelah diguncang gempa berkekuatan 7.9 SR di Kalanki, Kathmandu, Nepal, 16 April 2015. AP PHOTO / Bernat ArmanguePetugas membersihkan puing reruntuhan hotel setelah diguncang gempa berkekuatan 7.9 SR di Kalanki, Kathmandu, Nepal, 16 April 2015.
EditorHindra Liauw

KOMPAS.com — Gempa Nepal pada hari Sabtu (25/4/2015) mengikuti pola yang sama dengan dua gempa besar yang terjadi lebih 700 tahun lalu dan sebagai hasil efek domino tekanan pergeseran patahan. Demikian kata para ahli geologi.

Para peneliti menemukan kemungkinan keberadaan pengaruh ganda hanya dalam beberapa minggu terakhir saat melakukan penelitian lapangan di kawasan.

Laurent Bollinger, dari lembaga penelitian CEA di Perancis, dan rekan-rekannya, menemukan pola bersejarah gempa saat meneliti di Nepal pada bulan lalu.

Mereka telah memperkirakan gempa besar di tempat terjadinya gempa besar pada hari Sabtu.

Di tengah hutan Nepal selatan tengah, tim Bollinger menggali di sepanjang patahan gempa utama negara itu, sepanjang lebih 1.000 km dari barat ke timur, di tempat patahan bertemu permukaan bumi.

Mereka menggunakan serpihan arang dari patahan untuk mengetahui kapan patahan tersebut terakhir kali berpindah dengan menggunakan metode karbon.

Naskah kuno memang telah menyebutkan sejumlah gempa besar, tetapi tetap sangat sulit menemukan lokasinya di lapangan.

Terlebih lagi, hujan musim kemarau membuang tanah ke bawah bukit dan hutan lebat menutupi sebagian besar tanah dengan cepat menyembunyikan bekas gempa.

Patahan bumi tidak bergerak

Namun, tim penelitian Bollinger dapat memperlihatkan bahwa bagian patahan ini sudah sejak lama tidak bergerak.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.