Inikah Bukti Yesus Dimakamkan dan Punya Anak-Istri?

Kompas.com - 07/04/2015, 19:36 WIB
Kotak peti James atau disebut Lori WoodalKotak peti James atau disebut "James Ossuary" yang diduga menyimpan tulang belulang saudara laki-laki Yesus.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Dua ilmuwan Israel mengklaim berhasil mengonfirmasi pandangan bahwa Yesus dimakamkan. Bukan hanya itu, mereka juga mengklaim bahwa dalam makam itu, Yesus dimakamkan bersama anak dan istrinya.

Dua ilmuwan tersebut, yaitu geolog Arye Shimron dan pembuat film serta wartawan asal Israel, Simha Jocobovici, mengonfirmasi fakta bahwa Yesus dimakamkan dan punya anak-istri setelah meneliti artefak bersejarah "makam keluarga Yesus" dan "Peti James".

Artefak "makam keluarga Yesus" ditemukan pada tahun 1980 di tengah maraknya pembangunan properti kota Jerusalem. Artefak itu ditemukan di Talpiot sehingga kerap juga disebut "makam Talpiot".

Ada 800 makam yang ditemukan. Seluruhnya dikonfirmasi berasal dari masa Yesus. Di dalam setiap makam tersimpan beberapa kotak peti yang berisi tulang belulang milik jasad yang dimakamkan.

Dua puluh persen dari kotak peti memiliki pahatan nama. Beberapa kotak peti mencuri perhatian ilmuwan karena memiliki pahatan bertuliskan "Yesus putra Yosep", "Maria", "Joseph", "Mary", "Yose", dan yang paling kontroversial "Yudas putra Yesus".

Selama 16 tahun, artefak itu terus disimpan, dan temuannya tak dilaporkan karena kurang bukti pendukung. Selain itu, nama-nama yang disebut sebenarnya merupakan nama umum pada masa Yesus.

Ketika memproduksi film The Lost Tomb of Jesus bersama James Cameron (produser Titanic), Jocobovici mendatangi ahli statistik dari Universitas Toronto di Kanada untuk bertanya mengenai peluang kesamaan nama dalam satu populasi.

Sang pakar statistik menuturkan kepadanya bahwa nama-nama seperti yang ada pada kotak peti dimiliki oleh 8 persen populasi pada masa Yesus. Namun, peluangnya sedikit bagi seseorang untuk sama-sama memiliki ibu bernama "Maria" dan ayah bernama "Yosep".

Jocobovici lalu melakukan analisis pada patina dari makam. Hasilnya mengecewakan banyak umat Kristiani. "Banyak orang percaya Yesus naik ke surga. Dia disalib, meninggalkan makam dan bangkit. Kami menemukan kotak berisi tulangnya. Itu tidak bagus," katanya.

Sementara masalah "makam keluarga Yesus" belum tuntas, pada tahun 2002 muncul temuan kontroversial lain setelah seorang pakar dari Universitas Sorbonne di Perancis menganalisis koleksi peti tua Oded Golan, kolektor terbesar di dunia untuk peti tua.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X