Kompas.com - 24/03/2015, 13:13 WIB
Dua burung lorikeet pelangi tengah menikmati daging cincang. Matt WatsonDua burung lorikeet pelangi tengah menikmati daging cincang.
EditorTri Wahono


KOMPAS.com — Perilaku sejumlah burung lorikeet pelangi yang biasa mendatangi sebuah rumah di Brisbane yang menyediakan daging untuk burung-burung tersebut membuat para ahli bingung. Sebab, lorikeet ini dikenal tidak pernah makan daging.

Salah seorang ahli burung, Profesor Darryl Jones dari Griffith University, yang sedang menyelidiki dampak kebun belakang rumah si pemberi makan terhadap populasi burung, bingung karena biasanya lorikeet ini hanya makan polen atau bunga.

Lorikeet adalah jenis burung yang hanya terdapat di kawasan Australia, dan masuk dalam keluarga burung kakatua.

"Saya sudah melakukan penelitian mengenai apa yang dimakan oleh burung di seluruh dunia," kata Profesor Jones.

"Saya mengetahui persis tindakan aneh dan apa saja yang dimakan oleh burung di seluruh Australia. Melihat lorikeet makan daging mengagetkan saya karena saya belum pernah mendengar hal ini sebelumnya," kata dia.

Selama bertahun-tahun, Bill yang memiliki properti di kawasan Elimbah di utara Brisbane tersebut menyediakan daging cincang untuk sejumlah jenis burung, seperti gagak, currawongs, dan kookaburra. Dia juga menyediakan biji-bijian untuk sejumlah jenis burung lain, seperti lorikeet, gala, dan kakatua raja.

Dia memberi makan belasan burung itu setiap hari, dan dia tahu persis mana yang menjadi kesukaan mereka.

Tujuh tahun lalu, Bill menyadari bahwa lorikeet ini makan daging, dan dia sejak itu terus memberikan daging cincang.

"Pada awalnya mereka makan biji-bijian. Namun, kemudian mereka mengusir burung yang lain dari daging, dan itu membuat saya heran," kata Bill.

Profesor Jones mengatakan, ketersediaan makanan lain membuatnya heran bahwa lorikeet ini memilih memakan daging.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.