Kompas.com - 12/02/2015, 16:16 WIB
Dua gading gajah Sumatera (Elephas maximum sumatranus) yang disita Polda Riau sebagai bukti aksi mafia pemburu gading gajah yang diringkus pada Selasa (10/2/2015). Tribun PekanbaruDua gading gajah Sumatera (Elephas maximum sumatranus) yang disita Polda Riau sebagai bukti aksi mafia pemburu gading gajah yang diringkus pada Selasa (10/2/2015).
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Aksi mafia pemburu gading gajah terbongkar. Polda Riau berhasil meringkus delapan orang tersangka yang terlibat perburuan gading gajah di Riau pada Selasa (10/2/2015).

Berdasarkan laporan Tribun Pekanbaru, Rabu (11/2/2015), mafia pemburu gajah ditangkap bersama gading gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) senilai ratusan juta rupiah hasil perburuan di kawasan hutan pinus, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain 2 gading gajah seberat 40 kilogram, senjata api laras panjang Mouser yang sudah dimodifikasi, 6 butir peluru kaliber 7,62 mm, 3 golok, 2 kapak, dan 1 unit mobil Taft," ujar Kabid Humas Polda Riau Guntur Ario Tejo.

Penangkapan mafia pemburu gajah berawal dari informasi masyarakat. Kepolisian kemudian melacak dan akhirnya berhasil meringkusnya di Simpang Rimbung, Rumbai, Pekanbaru.

Dalam keterangan kepada polisi, salah satu tersangka berinisial HA (40) sempat berkelit dengan mengatakan bahwa aksinya di hutan tidak bermaksud untuk memburu gading gajah. Ia mengungkapkan, ia membunuh karena takut sebab gajah bergerak mendekati mobil.

Namun, keterangan itu terbantahkan oleh tersangka lain berinisial FA (50) yang mengaku membiayai rekannya memburu gajah. "Itu senjata saya. Saya anggota Perbakin. Pelurunya juga dari Perbakin. Kita biasa kasih modal. Uang bensin Rp 500.000," katanya.

Tersangka lain mengatakan bahwa dia diberi modal Rp 1,5 juta per orang untuk memburu, menguliti, dan mengambil gading gajah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi sampai saat ini masih mendalami tujuan perburuan gading gajah. Dugaan sementara, gading gajah akan dijual ke luar negeri. Salah seorang pelaku sempat menyebutkan bahwa gading akan dibawa ke mancanegara.

Gading gajah yang disita Polda Riau masing-masing sepanjang 2 meter. Nilai gading ditaksir Rp 10 juta per kilogram. Dengan berat 40 kilogram, total nilai gading gajah itu sekitar Rp 400 juta.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 21 huruf d UU No 5 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati. Ancamannya lima tahun penjara dan denda 200 juta," kata Guntur.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.