Lokasi Temuan Fosil Bak Taman Firdaus Jutaan Tahun Lalu

Kompas.com - 22/01/2015, 10:36 WIB
Kawasan Gunung Sewu membentang dari Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan. CAHYO ALKANTANA via YOUTUBEKawasan Gunung Sewu membentang dari Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan.
EditorTri Wahono


YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- Penemuan tiga buah fosil hewan yang diduga berusia 800 tahun hingga satu juta tahun di dekat Goa Pindul, Gunungkidul, DI Yogyakarta, semakin menguatkan bukti bahwa wilayah tersebut dulunya adalah kawasan yang mendukung kehidupan. 

Wilayah di delta Kali Oya di Dusun Sokoliman, Desa Bejiharjo, Karangmojo itu tidak bisa dipisahkan dari Gunung Sewu yang merupakan karst tropis yang unik dan menarik yang membentang dari Gunungkidul, Wonogiri, hingga Pacitan. 

Sebuah artikel yang ditulis Darmaningtyas (2002), mengutip tulisan seorang ahli biologi yang meneliti wilayah ini pada 1830, menyebutkan, ratusan tahun hingga jutaan tahun lalu kawasan Gunung Sewu seperti Taman Firdaus.

Vegetasinya serba hijau nan lebat. Keindahan alamnya sulit dilukiskan dengan kata-kata. Hutannya berisi segala macam pepohonan dan di mana-mana dijumpai akasia berlatar belakang langit biru indah.

Gunungkidul dari sejarah kegeologian merupakan wilayah purba yang terbentuk jutaan tahun lalu. Ribuan bukit karst yang membentang di kawasan selatan terjadi akibat proses pengangkatan lempeng Euroasia di Jawa bagian selatan oleh lempeng Australia.

Kehidupan manusia diperkirakan muncul di wilayah ini sejak kala Pleistosen Akhir hingga Holosen Awal. Kelompok-kelompok manusia purba itu menghuni ceruk atau gua di daerah karst. Lebih dari 40 gua atau song diyakini pernah dihuni manusia purba.

Manusia prasejarah yang masuk ke Gunungkidul berasal dari ras Australomelanesid yang bermigrasi dari Pacitan, Jawa Timur melewati lembah-lembah karst Wonogiri hingga mencapai pesisir pantai selatan melalui jalur Sungai Bengawan Solo Purba yang bermuara di Pantai Sadeng.

Sebagian lagi bergerak ke utara, masuk ke cekungan Baturetno, lantas menyusuri alur Kali Oya. Diperkirakan pada masa itu alam Gunungkidul indah permai, menghijau lebat kaya makanan dan air.(Hari Susmayanti & M Nur Huda)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Oh Begitu
Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Oh Begitu
Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Oh Begitu
Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X