Baruna Jaya IV, Apa dan Bagaimana Bakal Membantu Menemukan AirAsia QZ8501?

Kompas.com - 29/12/2014, 17:41 WIB
Baruna Jaya IV BPPTBaruna Jaya IV
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang sejak Minggu (28/12/2014) kemarin melibatkan sejumlah armada canggih Nusantara. Dari sekian armada itu, salah satunya adalah Kapal Baruna Jaya IV.

Seperti apa sosok kapal milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) itu? Apa keunggulannya dibanding kapal biasa dan bagaimana bisa berfungsi untuk membantu mencari pesawat hilang?

Baruna Jaya adalah kapal rancangan CMN, Cherbourgh, Perancis. Kapal berukuran lebar 12,10 meter itu diluncurkan pada tahun 1989 dan sejatinya berfungsi sebagai kapal riset dan bisa melaju dengan kecepatan 8 knot.

Baruna Jaya mampu menampung total 45 orang. Kapal ini memiliki mesin utama berupa dua buah Niigata SEMT Pielstick 5PA5L dengan daya masing-masing 1.100 HP-50 RPM. Sebagai mesin pembantu, ada sebuah diesel generator Baudouin berdaya 270 HP, 1.500 RPM.

Sebagai navigasi, Baruna Jaya IV memiliki Radar ARPA X Band Furuno, GPS, dan AIS. Untuk komunikasinya, kapal yang punya nama panggilan "PLIQ" ini menggunakan SSB, GMDSS A3, B-gan, dan Irridium.

BPPT Outboard Profile Baruna Jaya IV

Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT, Ridwan Djamaluddin, mengatakan bahwa dalam pencarian AirAsia QZ8501, instrumen yang berperan adalah echo sounder.

"Ada dua (instrumen) yang akan kita bawa nanti. Pertama yang untuk kedalaman hingga 2.500 meter dan kedua untuk kedalaman 200 meter," kata Ridwan kepada Kompas.com, Senin (29/12/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Instrumen echo sounder akan mengirimkan sinyal suara ke dasar lautan hingga kedalaman sesuai kapasitasnya. Prinsip kerja instrumen itu mirip dengan meminta seseorang berteriak lalu kita mendengarkan gema dari teriakan tersebut.

Begitu dikirim, sinyal suara akan bergerak dengan kecepatan sekitar 1.500 meter per detik. Sinyal akan bergerak hingga dasar laut, kemudian memantul lagi dan bergerak menuju penerimanya di kapal.

Secara umum, echo sounder bisa berguna untuk memetakan dasar lautan. Kedalaman laut bisa diperkirakan dengan rumus sederhana dalam pelajaran fisika di sekolah menengah, yaitu jarak: kecepatan x waktu.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.