Kompas.com - 02/11/2014, 19:26 WIB
Paul Smith, mantan pilot Royal Air Force dan Capability Development Manager Eurofighter berfoto dengan latar gambar pesawat Eurofighter Typhoon di sela Diskusi EurofighterPaul Smith, mantan pilot Royal Air Force dan Capability Development Manager Eurofighter berfoto dengan latar gambar pesawat Eurofighter Typhoon di sela Diskusi "Indonesia Lepas Landas" di Jakarta, Minggu (2/11/2014).
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Jet tempur Eurofighter Typhoon bakal hadir di pameran industri pertahanan Indo Defense 2014 di Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kita akan taruh simulatornya. Ini yang pertama kalinya kita pamerkan di Indonesia," kata Paul Smith, Capability Development Manager Eurofighter dalam acara obrolan bertema "Indonesia Lepas Landas" di Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (2/11/2014).

Dengan adanya simulator, publik bisa mencoba merasakan sensasi mengontrol jet tempur yang dikembangkan oleh Eurofighter Jagdflugzeug GmbH itu.

Indo Defense bakal berlangsung dari 5 - 8 November 2014. Ajang ini merupakan pameran industri pertahanan terbesar di Indonesia. Pameran akan mempertontonkan kelengkapan pertahanan mulai dari senjata, kendaraan tempur hingga alat komunikasi pendukung.

Eurofighter Typhoon adalah salah satu jet tempur paling canggih saat ini. Kelebihannya adalah pada berat yang ringan dan mesin yang mampu mendukung pesawat bergerak cepat.

Eurofighter Typhoon punya dua dapur pacu Eurojet EJ200 yang masing-masing berkekuatan 13.490 pon dan thrust-weight ratio 1,15. "Ini sangat cocok untuk wilayah Indonesia yang luas serta berupa kepulauan," kata Smith.

Saat ini, Eurofighter tengah menjajaki kerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia untuk pengembangan pesawat tempur.

Smith mengatakan, kerjasama bisa berupa pengembangan pesawat Eurofighter Typhoon di Indonesia sehingga pihak dalam negeri bisa memahami teknologi pengembangannya. Indonesia sendiri memang berminat mengakusisi jet tempur baru dan Eurofighter Typhoon menjadi salah satu kandidatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS]: Dahsyatnya Letusan Gunung Tonga | Misteri Mumi Hamil | Peringatan Dini Gelombang Tinggi | Getaran Gempa Banten

[POPULER SAINS]: Dahsyatnya Letusan Gunung Tonga | Misteri Mumi Hamil | Peringatan Dini Gelombang Tinggi | Getaran Gempa Banten

Oh Begitu
Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Kita
Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Kita
Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Oh Begitu
Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Oh Begitu
Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Fenomena
Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Oh Begitu
Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Kita
Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Oh Begitu
Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.