Kompas.com - 20/10/2014, 11:46 WIB
Sepeda merupakan alat transportasi yang digunakan penduduk Kopenhagen, Denmark sehari-hari. SHUTTERSTOCKSepeda merupakan alat transportasi yang digunakan penduduk Kopenhagen, Denmark sehari-hari.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Penggemar bersepeda "wajib" ke Denmark. Sebuah negara yang ramah pada sepeda. Menurut Hana Muszynska dari Kedutaan Besar Denmark di Jakarta, ibarat Jakarta yang penuh dengan sepeda motor, Kopenhagen penuh dengan sepeda. Ada jalan dan parkir khusus untuk sepeda di mana-mana.

"Kami ingin promosikan hidup yang sehat dengan bersepeda," kata Hanna saat ditemui di pameran wisata dan budaya Destination Europe di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (19/10/2014).

Salah satu yang menarik adalah Christiania Bikes. Sepeda mirip becak namun tanpa atap itu juga bisa ditemui selama pameran. Hanna menuturkan Christiania adalah nama sebuah daerah di Kopenhagen.

"Penduduk di sana sejak lama ke mana-mana dengan sepeda seperti ini. Misalnya ibu yang antar anaknya pakai sepeda ini," kata Hanna.

Jadi, lanjut Hanna, sepeda unik ini bukanlah sebuah transportasi umum layaknya becak di Jakarta. Tetapi merupakan kendaraan pribadi. Sepeda ini diproduksi sejak tahun 1984. Namun, sambung Hanna, budaya bersepeda sendiri sudah jauh lebih lama. "Sekitar 50 persen penduduk Kopenhagen bepergian dengan sepeda, bahkan di saat bersalju sekalipun," tuturnya.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Christiania Bikes, sepeda khas Denmark. Sepeda mirip becak namun tanpa atap. Christiania Bikes dihadirkan di Pameran Wisata dan Budaya Destination Europe di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (18/10/2014) dan Minggu(19/10/2014).
Di Denmark ada jalur-jalur khusus untuk sepeda. Bahkan ada sebuah jembatan khusus sepeda di area pelabuhan yang menghubungkan satu pulau dengan pulau lain. "Kalau turis di Kopenhagen bisa sewa sepeda. Ada tersedia di jalan-jalan," ungkap Hanna.

Hanya saja, Hanna mengakui belum ada biro perjalanan wisata di Indonesia yang menawarkan paket wisata bersepeda di Denmark. Biasanya wisata yang ditawarkan adalah city tour Kopenhagen.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Gunung Tonga Terus Dipantau Setelah Letusan Besar Sebabkan Tsunami

Fenomena
Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Permukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Permukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.