Suhu Jakarta dan Bekasi Hampir 40 Derajat Celsius, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 11/10/2014, 16:25 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa suhu udara di wilayah Jakarta dan Bekasi pada Sabtu (11/10/2014) memang hampir mencapai 40 derajat celsius. Persisnya antara 38 dan 39 derajat celsius.

Konfirmasi tersebut disampaikan Dodo Gunawan, Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG, kepada Kompas.com, Sabtu ini, menyusul sejumlah keluhan pengguna media sosial Facebook dan Twitter tentang panasnya udara di dua kota tersebut.

Dodo mengungkapkan, suhu di kota-kota seperti Jakarta dan Bekasi memang semakin meningkat. "Sebelumnya, suhu di Jakarta dan sekitarnya maksimum 35-37 derajat celsius," kata Dodo.

Dodo menyebut, salah satu penyebab peningkatan adalah emisi gas rumah kaca yang tinggi secara global. "Akibatnya, pemanasan global, perubahan iklim. Jadi, suhu memang meningkat," ujarnya.

Faktor lainnya adalah pembangunan perkotaan di Jakarta, Bekasi, dan wilayah sekitarnya yang makin masif sehingga menyisakan sedikit ruang terbuka hijau. Ini menyebabkan fenomena urban heat island.

Urban heat island didefinisikan sebagai peningkatan suhu di wilayah-wilayah metropolitan akibat aktivitas manusia, meliputi pembangunan, penggunaan kendaraan bermotor yang tak ramah lingkungan, serta faktor lain.

"Ada perubahan land use. Sekarang kota dipenuhi beton. Makhluk hidup cenderung menyerap panas, tetapi aspal, beton, memantulkan panas Matahari. Akibatnya, udara menjadi panas."

Agar warga kota seperti Jakarta dan Bekasi bisa kembali merasakan kesejukan, solusinya jelas, perlu perubahan dalam gaya hidup dan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Jika tidak, maka Jakarta dan sekitarnya bisa semakin panas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X