Kompas.com - 09/10/2014, 10:59 WIB
Gerhana Bulan langka pada 8 Oktober 2014 diabadikan dari Tangkerang, Pekanbaru, Riau. Warna merah Bulan lebih pudar, diduga akibat pengaruh kabut asap yang membiaskan cahaya. Melvinas PrianadaGerhana Bulan langka pada 8 Oktober 2014 diabadikan dari Tangkerang, Pekanbaru, Riau. Warna merah Bulan lebih pudar, diduga akibat pengaruh kabut asap yang membiaskan cahaya.
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Gerhana Bulan langka terjadi pada Rabu (8/10/2014). Dibilang langka karena gerhana itu termasuk salah satu dari gerhana Bulan tetrad, seri gerhana yang terdiri dari 4 gerhana berturut-turut dan cuma terjadi 32 kali selama milenium ini.

Meski secara teori seluruh wilayah Indonesia, kecuali Aceh, bisa menyaksikan totalitas gerhana, kenyataannya keteramatan sangat tergantung cuaca. Totalitas gerhana gagal diamati dari Jakarta karena cuaca berawan.

Di antara sekian kegagalan, ada yang berhasil. Salah satunya di Riau. Meski kabut asap menghalau pandangan, gerhana Bulan total tetap bisa diabadikan oleh fotografer Tribun Pekanbaru, Melvinas Prianada.

Gerhana dipotret dari wilayah Tangkerang, Pekanbaru. Bulan yang tampak bundar itu diabadikan sekitar pukul 19.30 WIB. Saat senja, Pekanbaru masih tertutup kabut asap sehingga gerhana tak bisa disaksikan.

Bulan dalam fase gerhana yang dipotret tampak kemerahan. Kabut asap yang ada di Pekanbaru mungkin membiaskan cahaya sehingga warna gerhana lebih pudar daripada bila langit bersih dari awan dan asap.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.