Jangan Kaget, Bulan yang Terbit pada Senja Nanti Bakal Berwarna Merah Darah

Kompas.com - 08/10/2014, 06:30 WIB
Gerhana bulan terlihat di San Salvador, El Salvador, 15 April 2014. Gerhana bulan kali ini terbilang langka karena bulan berubah warna dari oranye ke merah darah. AFP PHOTO / JOSE CABEZASGerhana bulan terlihat di San Salvador, El Salvador, 15 April 2014. Gerhana bulan kali ini terbilang langka karena bulan berubah warna dari oranye ke merah darah.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Bulan yang terbit pada Rabu (8/10/2014) senja ini bakal berwarna merah. Ini fenomena yang terbilang langka.

"Warna merah yang terlihat akan gelap. Ini karena pengaruh pembiasan oleh atmosfer kita," kata Taufik Hidayat, dosen sub-keahlian Tata Surya, Jurusan Astronomi, Institut Teknologi Bandung (ITB), saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/10/2014).

Bulan yang terbit senja nanti akan berwarna merah karena bertepatan dengan fase totalitas gerhana.

Gerhana Bulan total yang bisa teramati dari wilayah Indonesia terjadi dari pukul 15.14-20.35 WIB. Sementara fase totalitas terjadi selama satu jam, mulai dari pukul 17.24-18.24 WIB.

Saat gerhana, Bulan memang tertutup oleh Bumi. Namun, atmosfer Bumi membiaskan cahaya merah dari Matahari. Dengan demikian, Bulan takkan tampak gelap total, tetapi kemerahan.

Fenomena Bulan terbit dengan warna merah ini hanya bisa diamati di wilayah Indonesia barat. Pasalnya, cuma di wilayah itulah totalitas gerhana hampir bertepatan dengan saat terbitnya Bulan.

Sementara totalitas gerhana dimulai pukul 17.24 WIB, dari wilayah Jakarta, Bulan akan terbit pada pukul 17.43 WIB.

Wilayah Indonesia tengah dan timur di Nusantara tetap bisa menyaksikan fenomena Bulan merah ini. Namun, waktu untuk menyaksikannya beberapa jam setelah Matahari tenggelam di ufuk barat.

Di wilayah Indonesia timur, totalitas gerhana bakal berlangsung dari pukul 19.24-20.24 WIT. Sementara di Indonesia tengah akan berlangsung dari pukul 18.24-19.24 Wita.

Fenomena bonus

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Waspada Ada Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

[POPULER SAINS]: Gempa Megathrust Selat Sunda Memicu Tsunami | Gejala KIPI Vaksin Booster ] Jabodetabek Hujan Lebat

Oh Begitu
Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Mengenal Ular Pucuk, Ular yang Banyak Ditemukan di Pemukiman

Oh Begitu
Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Gempa Vulkanik yang Pernah Terjadi di Indonesia

Fenomena
China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

China Luncurkan Roket Long March 2D sebagai Misi Pertama di Tahun 2022

Fenomena
Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Catat, Ini Daftar Vaksin Booster Homolog dan Heterolog

Oh Begitu
Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Asteroid Berukuran 2 Kali Empire State Building Lewat Dekat Bumi Hari Ini

Fenomena
Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Tak Hanya Covid-19, Eropa Diprediksi Akan Hadapi Twindemic, Apa Itu?

Fenomena
Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Tergolong Ringan, Ini Gejala KIPI Vaksin Booster yang Banyak Dilaporkan

Kita
Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Jabodetabek Masih Berpeluang Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Malam Ini

Fenomena
Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Isyana Sarasvati Akui Kecanduan Kopi sejak Kuliah, Ketahui 8 Manfaat Minum Kopi

Kita
Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Gempa Indonesia: Mengenal Penyebab Gempa Bumi hingga Potensi Tsunami

Oh Begitu
Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta Bisa Sebabkan Banjir

Fenomena
Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Kenapa Jantung Kita Berdetak Lebih Cepat Saat Takut? Sains Jelaskan

Oh Begitu
Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Rangkuman Gempa Signifikan Sepekan Terakhir, Apa Saja?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.