Temukan "GPS" di Otak, Suami Istri Ini Perpanjang Daftar Pasangan Penerima Nobel

Kompas.com - 07/10/2014, 00:08 WIB
Kohn O'Keefe (atas) serta peneliti asal Norwegia, May-Britt dan Edvard Moser, (bawah tengah dan kanan) www.nobelprize.orKohn O'Keefe (atas) serta peneliti asal Norwegia, May-Britt dan Edvard Moser, (bawah tengah dan kanan)
EditorPalupi Annisa Auliani

STOCKHOLM, KOMPAS.com — Ilmuwan Norwegia, May-Britt dan Edvard Moser, co-pemenang Hadiah Nobel Kedokteran, Senin (6/10/2014), menambah panjang deretan pasangan suami istri yang meraih penghargaan Nobel. Mereka menerima Nobel Kedokteran bersama John O'Keefe.

"Kami memiliki visi yang sama, kami senang untuk memahami dan kami melakukannya dengan berbicara satu sama lain, berbicara dengan orang lain, dan kemudian mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kami minati itu," tutur May-Britt Moser mengatakan kepada Yayasan Nobe, Senin, tentang peran pernikahan terhadap penelitiannya.

"Dan bisa membicarakan hal ini ketika Anda mendapatkan ide di tempat yang tak direncanakan dalam satu, dua, atau tiga pekan, membuat perbedaan besar," imbuh May-Britt.

Pasangan Moser menjadi yang kelima sebagai suami-istri penerima Nobel, sejak penghargaan ini bergulir pada 1901, dan menjadi pasangan keempat yang menerima Nobel untuk satu penelitian yang sama.

Ilmuwan Perancis Marie Curie dan suaminya Pierre adalah pasangan ilmuwan pertama yang menerima Nobel pada 1903 untuk bidang Fisika. Tiga dekade kemudian, putri pasangan ini, Irene Joliot-Curie, juga menerima Nobel bersama suaminya, Frederich Joliot, pada 1935, untuk bidang Kimia.

Lalu, pasangan Amerika-Cekoslowakia, Gerty dan Carl Cori, bersama-sama menerima Nobel Kedokteran pada 1947. Gerty Cory sekaligus menjadi perempuan pertama yang menerima Nobel di bidang ini.

Pasangan berikutnya yang menerima Nobel adalah ekonom Swedia, Gunnar Myrdal, dan istrinya Alva Myrdal, seorang sosiolog. Gunnar menerima Nobel pada 1974, dan Alva menerima Nobel Perdamaian pada 1982.

Gustav Kaellstrand, kurator senior di Museum Nobel di Stockholm, mengatakan kepada AFP bahwa para pemenang cenderung menjadi orang-orang baik ketika mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang sama-sama cerdas dan terbuka lain.

Kaellstrand berharap bisa melihat pasangan lain menerima Nobel lagi di masa depan. "Pasangan yang sudah menikah sering menjadi tim yang bagus, mereka bisa bolak-balik membangkitkan ide bolak-balik, di dalam dan di luar laboratorium," katanya.

"Dan itu bagus karena ide-ide terbaik tidak selalu datang ketika Anda sedang duduk di laboratorium," imbuh Kaellstrand. Pasangan pemenang Nobel tidak hanya memacu satu sama lain, kata dia, tetapi beberapa di antara mereka juga punya bakat melahirkan anak-anak yang akan menerima Nobel berikutnya. Enam pemenang Nobel adalah anak dari penerima Nobel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Waspada Dehidrasi pada Bayi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Kita
Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Mengenal Stroke Non Hemoragik, Jenis Stroke yang Paling Sering Terjadi

Kita
Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Gurita Selimut Betina Ternyata Berukuran Lebih Besar dari Gurita Jantan

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Resistensi Antimikroba Ancam Kesehatan Dunia, Apa yang Bisa Dilakukan?

Oh Begitu
Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Proses Seleksi Jadi Ratu Lebah Sungguh Brutal, Seperti Apa?

Oh Begitu
Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Ketahui, Begini Komposisi Pangan Seimbang untuk Mencegah Stunting

Oh Begitu
Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Pengujian Perangkat Lunak Sukses, Misi Artemis 1 NASA Semakin Dekat dengan Bulan

Fenomena
Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Peneliti PRBM Eijkman Sebut Riset Vaksin Merah Putih Masih Berjalan untuk Segera Diproduksi

Oh Begitu
Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Gejala Omicron pada Anak yang Perlu Anda Waspadai

Kita
Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Hujan Es Melanda Bogor dan Tasikmalaya, Begini Proses hingga Dampaknya

Oh Begitu
Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Belajar dari Kakek Tewas akibat Diteriaki Maling, Dibutuhkan 2 Hal Ini untuk Mencegah Perilaku Main Hakim Sendiri

Kita
Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Hujan Es di Bogor dan Tasikmalaya, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Besok

Fenomena
Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Booster 89 Persen Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Omicron, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Resistensi Antimikroba Penyebab Utama Kematian Global Tahun 2019, Studi Jelaskan

Kita
BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

BMKG: Peringatan Dini Gelombang Sangat Tinggi Bisa Capai 6 Meter

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.