Kompas.com - 30/09/2014, 22:58 WIB
Andinobates geminisae Cesar JaramilloAndinobates geminisae
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Spesies baru katak ditemukan di Panama. Katak bernama Andinobates geminisae itu berwarna seindah senja, tetapi sayangnya beracun.

Spesies itu ditemukan lewat kerja sama riset antara peneliti Smithsonian Tropical Research Institute dan Universidad Autonoma di Chiriqui. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Zootaxa.

Spesimen katak tersebut sebenarnya sudah didapatkan pada tahun 2011. Namun, ilmuwan perlu analisis lebih lanjut untuk menyatakannya sebagai spesies baru. Analisis genetik lalu berhasil mengonfirmasinya.

"Biolog Abel Batista dan Marcos Ponce adalah yang pertama mengetahui keberadaan spesies ini," kata Cesar Jaramillo, peneliti dari Smithsonian.

"Mereka mengetahui spesies itu selama beberapa tahun. Namun, mereka tak yakin apakah itu jenis baru atau cuma variasi dari katak beracun lain, Oophaga pumilio, yang punya warna mencolok," urai Jaramillo.

Menurut ilmuwan, katak beracun ini berbeda dari yang lain karena warna kulitnya yang oranye serta suara panggilan pejantannya. Panggilan mengeluarkan suara pejantan yang punya satu atau dua jeda serta "klik" pada awal dan akhir panggilan.

Spesies katak yang ditemukan ini menghuni wilayah yang sangat terbatas. Ilmuwan khawatir, perdagangan satwa eksotis akan mengancam eksistensi katak ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Katak beracun yang ditemukan kali ini sering disebut "poison dart frog". Katak ini menyekresikan racun lewat kulitnya. Racun itu digunakan oleh masyarakat adat di Panama untuk "peluru" senjata semacam tulup.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.