Kompas.com - 27/08/2014, 09:37 WIB
Wahana Curiosity menangkap citra sebuah obyek di Mars pada 14 Agustus 2014 lalu. Banyak yang menduga bahwa obyek itu adalah tulang manusia. Namun, NASA membantahnya. Obyek itu cuma batu yang tererosi. NASAWahana Curiosity menangkap citra sebuah obyek di Mars pada 14 Agustus 2014 lalu. Banyak yang menduga bahwa obyek itu adalah tulang manusia. Namun, NASA membantahnya. Obyek itu cuma batu yang tererosi.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada 14 Agustus 2014 merilis citra yang diambil oleh kamera Mastcam dari wahana antariksa Curiosity di Mars. Citra itu seketika menjadi kehebohan di dunia maya lantaran menunjukkan adanya obyek serupa tulang manusia.

Pembicaraan UFO Blogger, misalnya, menyebut bahwa obyek tersebut adalah bagian tulang belakang dan tulang jari manusia. Sementara itu, penulis di Northern Voice Online menyebut, obyek itu adalah tanda bahwa kehidupan memang ada di Mars.

Kehebohan di dunia maya itu memaksa NASA untuk memberikan keterangan. Jumat (22/8/2014) lalu, NASA menyatakan secara resmi bahwa obyek itu adalah batu belaka, sama sekali bukan tulang manusia, dan bukan pula tanda kehidupan di Mars.

"Melihat dengan kamera Mastcam wahana Curiosity di Mars, batu Mars ini mungkin seperti tulang paha. Namun, tim ilmuwan berpikir bahwa ini adalah batu yang dibentuk oleh erosi, baik oleh air maupun angin," papar NASA seperti dikutip Sydney Morning Herald, Sabtu (23/8/2014).

Perry Vlahos dari Astronomical Society of Victoria mengatakan, manusia memang cenderung mengaitkan obyek yang baru dilihatnya dengan obyek lain yang ada dalam ingatannya. "Jadi, tidak mengejutkan ada orang melihat 'manusia di Bulan' atau 'tulang di Mars'," katanya.

Menurut Vlahos, otak manusia memang dirancang untuk mengenali sebuah pola. Ini adalah bagian dari evolusi. Karena itu, manusia cenderung melihat benda biasa dan membandingkannya dengan sesuatu yang membuat dirinya terpesona.

Ia mengatakan, foto yang ditangkap oleh Curiosity jelas bukan tulang paha di Mars. Sebab, manusia jelas tak pernah hidup di Mars. Jika kehidupan ada atau pernah ada di planet itu, bentuk kehidupannya cuma mikroorganisme.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.