Kompas.com - 18/08/2014, 18:24 WIB
Kompleks Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, difoto dari udara, Senin (30/6/2014). Masjid Agung Demak dipercaya sebagai masjid tertua di Pulau Jawa, berdiri mulai 1477, dibangun oleh Raden Fatah bersama Wali Sembilan atau Wali Songo. KRISTIANTO PURNOMO-FIKRIA HIDAYATKompleks Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, difoto dari udara, Senin (30/6/2014). Masjid Agung Demak dipercaya sebagai masjid tertua di Pulau Jawa, berdiri mulai 1477, dibangun oleh Raden Fatah bersama Wali Sembilan atau Wali Songo.
|
EditorYunanto Wiji Utomo


KOMPAS.com
- Melakukan peliputan jelang arus mudik sebelum lebaran lalu, Kompas.com singgah ke Demak, kota para wali. Kami mengunjungi beberapa situs peninggalan Kerajaan Demak.

Masjid Agung Demak dan makam Raden Patah adalah salah satunya. Lainnya adalah makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Kami melakukan pemotretan 360 derajat dan aerial dengan drone di dua tempat tersebut.

Ada satu pertanyaan yang muncul dalam obrolan di sela kegiatan peliputan. Pertanyaan itu adalah: di mana keraton Kerajaan Demak? Kota-kota Islam di Jawa selalu punya 4 komponen, yaitu keraton, alun-alun, masjid, dan pasar. Demak minus keraton.

Mengubungi dua arkeolog ternama Indonesia, akhirnya ada sedikit pencerahan. Letak keraton Kerajaan Demak memang menjadi kebingungan para arkeolog. "Belum ada yang mengetahui dan menemukannya," kata Siswanto dari Balai Arkeologi Yogyakarta.

Riset telah dilakukan pada tahun 1990-an. Namun, belum ada bukti arkeologis kuat yang bisa menjadi pedoman menentukan letak keraton. Hasil riset kala itu hanya membuahkan dasar untuk membuat dugaan.

Siswanto menerangkan, letak keraton, alun-alun, masjid, dan pasar biasanya berdekatan. "Jadi, seharusnya keraton Demak tidak jauh dari masjid," jelas Siswanto saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/8/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arkeolog sempat melakukan penelitian toponim di kota Demak. Mereka menemukan satu kampung yang bernama Kedaton (berarti kerajaan). "Kemungkinan, keraton Demak ada di sana," ujar Siswanto.

Peneliti arkeologi Islam dari Universitas Indonesia, Isman Pratama, mengungkapkan, "masjid selalu berada di barat alun-alun. Jadi, kemungkinan keraton ada di selatan alun-alun."

Diduga keraton Demak hilang jejaknya karena dibumihanguskan. Aksi bumi hangus keraton itu terkait dengan perpolitikan pantura Jawa Tengah yang pada abad 15 dan 16 begitu dinamis.

Pelaku bumi hangus keraton Demak bisa jadi adalah lawan politik dari raja kerajaan itu. Bukan tak mungkin pula, bumi hangus itu adalah buah dari taktik Belanda mengadudomba orang-orang kerajaan.

Melakukan ekskavasi untuk menguak keberadaan keraton Demak penuh tantangan. Wilayah sekitar masjid, alun-alun, dan pasar telah berkembang menjadi perkampungan. "Tidak mungkin kita membongkar lantai rumah orang," ungkap Siswanto.

Mungkin, warga Indonesia saat ini harus puas menikmati dua jejak ternama kerajaan Demak, makam Sunan Kalijaga dan Masjid Agung Demak beserta museumnya. Tunggu hingga arkeolog menemukan petunjuk keraton kerajaan Islam tertua di tanah Jawa itu.

Bila suatu saat ditemukan, warga Indonesia juga harus siap bila keraton Demak tidak semegah Yogyakarta dan Solo. "Karena memang kerajaan Demak umurnya pendek, hanya punya beberapa raja," kata Isman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
5 Ras Kucing Paling Pintar di Dunia

5 Ras Kucing Paling Pintar di Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.